Tak Nongol di GIIAS 2018, Isuzu Panther Sudah Pensiun?

Tak Nongol di GIIAS 2018, Isuzu Panther Sudah Pensiun?

Isuzu Panther penjualannya terus merosot- dok.Istimewa

Tangerang, Motoris – Meski booth kendaraan penumpang di hajatan Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 tak memboyong Isuzu Panther, namun PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengaku masih belum ada niatan menghentikan langkah MPV tersebut di pasar otomotif. Alasannya, saat ini masih banyak peminat MPV tersebut.

“Tidak ada rencana seperti itu (mematikan MPV Isuzu Panther). Saat ini, kami memang memilih fokus untuk menggenjot penjualan Isuzu MU-X dan Isuzu D-Max. Sebab permintaan keduanya terus menunjukan tren positif. Jadi kalau di booth hanya ada dua kendaraan tersebut, ya karena itu alasannya,” papar Presiden Direktur IAMI, Ernando Demily, saat ditemui Motoris di arena GIIAS 2018, ICE BSD City, Serpong, Kamis (2/8/2018).

Isuzu MU-X di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Namun, Ernando juga tak menjawab dengan pasti saat ditanyakan apakah kiprah MPV yang pernah digelari sebagai ‘Rajanya Diese’ itu dilanjutkan dengan serangkaian pembaruan atau tidak. “Kami di IAMI terus melakukan studi soal perkembangan sebuah model termasuk teknologinya, peneriamaannya oleh pasar, serta prospek ke depannya. Jadi tunggu saja hasil studi kami,” kilah Ernando.

Dia juga tak menyebutkan sampai kapan batas waktu studi itu. Termasuk apakah akan menggunakan teknologi terbaru berstandar Euro4.

Penjulan anjlok
Pada sisi lain, penjualan MPV ini terus merosot. Bahkan tren penrunan penjualan Isuzu Panther terus berlangsung sejak tahun 2014 hingga kini. Bahkan data Gakindo menyebut, sepanjang tahun 2017 lalu penjualan ritel MPV itu hanya hanya 1.147 unit atau melorot 12,5% dibanding tahun 2016.

Padahal, di tahun 2016 itu, penjualan juga sudah menciut dibanding tahun 2015 yang jumlahnya 1.495 unit. Dan penjualan selama 2015, itu pun sudah susut dari tahun sebelumnya yang sebanyak 2.994 unit.

Isuzu D-MAX menjadi model yang penjualannya terus digenjot Isuzu Indonesia – dok.Motoris

Sementara di tahun ini selama empat bulan pertama di tahun ini yakni dari Januari – April, total penjualan MPV ini sebanyak 380 unit. Kemudian di tiga berikutnya juga masih di bawah 100 unit.

Kondisi semakin muram saat pemerintah Filipina sejak awal tahun 2018 ini menyetop impor Isuzu Panther dari Indonesia. Alasannya, tak meenuhi standar Euro IV yang sudah ditetapkan berlaku di negeri itu. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This