Lima Hal yang Bikin GIIAS 2018 Lebih Sepi Pengunjung

Lima Hal yang Bikin GIIAS 2018 Lebih Sepi Pengunjung

Tangerang, Motoris – Jumlah pengunjung gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 hingga penyelenggaraan hari ke delapan, Jumat (10/8/2018) kemarin terbilang lebih sepi di banding waktu yang sama tahun lalu. Ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya.

Memang, pihak penyelenggara pameran hingga hari ke-8 itu tak merilis data jumlah pengunjung seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, sejumlah pengunjung yang ditemui dan pengamatan Motoris terhadap situasi di dalam hall maupun di luar hall, terutama tempat parkir memang tak sepadat tahun lalu.

“Iya. Tahun lalu kan, pas hari Jumat itu padat banget ya. Tapi sekarang lebih leluasa. Malah lebih nyaman begini saya kira. Kita bisa lihat-lihat booth dengan nyaman,” kata salah satu pengunjung GIIAS 2018, Willy Irwanto, yang ditemui di arena GIIAS, ICE, BSD City, Tangerang, Jumat (10/8/2018).

Warga Perumahan Puri Permata, Cipondoh, Tangerang, itu mengaku selalu datang jika hajatan tahunan itu digelar. Melihat mobil model baru dan perkembangan teknologi terkini dari pabrikan adalah tujuan utamanya. “Jadi, kalau dibilang apakah lebih sepia tau lebih ramai. Sebenarnya, bagi pengunjung sih enggak masalah. Yang penting nyaman saja,” ujarnya.

Ilustrasi, suasana booth MINI dan BMW di GIIAS 208 – dok.Motoris

Sementara itu, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto yang dikonfirmasi mengaku belum tahu soal data jumlah pengunjung. Meski begitu, dia menolak jika faktor aturan pelat nomor ganjil genap dituding sebagaai biang penyebabnya.

“Ah enggak juga. Kan akses ke tempat GIIAS banyak. Bahkan bisa diakses dengan menggunakan tansportasi lain. Ada shuttle, ada kereta. Saya kira, ini kan pemerataan saja. Karena hari biasa juga ramai. Tapi saya belum melihat data resminya ya,” ungkapnya.

Lima hal
Sementara, Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo menyebut di booth kendaraan komersial tak mengalami penurunan. Menurutnya, booth komersial seperti tahun-tahun sebelumnya, pengunjung memang tak membeludak seperti di booth kendaraan penumpang.

“Karena memang yang berminat datang ke booth kendaraan komersial itu orang-orang bisnis. Jadi jumlahnya memang tidak sebanyak kendaraan penumpang,” ucapnya saat ditemui, Kamis (9/8/2018).

Seperti halya Santiko, kolega Motoris di PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkirakan ada empat hal yang membuat pameran tahun ini relatif lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertama, lanjut dia, karena minimnya model baru yang diluncurkan di ajang tersebut.

Ilustrasi, suasana di booth kendaraan komersial di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Padahal, peluncuran model baru yang jauh-jauh hari sebelumnya banyak diberitakan media menjadi daya pemantik rasa penasaran orang. Sehingga, orang tertarik datang ke pameran. Terlebih, saat ini jauh-jauh hari sebelum penyelenggaraan GIIAS digelar, berita yang intensif di media adalah soal poltik yakni pemilihan presiden.

“Itu, faktor kedua yang menjadikan minat orang untuk datang uga berkurang,” ucapnya saat dhubungi, Jumat (10/8/2018).

Faktor ketiga, kata dia, karena adanya kebijakan pelat nomor ganjil genap yang meluas hingga di arus jalan tol yang menuju tempat penyelenggaraan pameran. Keempat, sebut sang kolega, bagi para pebisnis atau caon pembeli potensial yang berprofesi sebagai pebisnis, kondisi saat ini, dimana rupiah terus melemah bukanlah saat yang tepat untuk beli kendaraan.

Ilustrasi, suasana di booth kendaraan penumpang di GIIAS 2018 – dok.Motoris

“Dan kelima, GIIAS saat ini berbarengan dengan tahun ajaran baru, banyak orang yang menyiapkan anaknya kuliah atau sekolah,” imbuhnya. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This