Kritik Pedas Peserta Pameran Buat GIIAS 2018

Kritik Pedas Peserta Pameran Buat GIIAS 2018

Jakarta, Motoris – Tak seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang saban hari hingga hari terakhir pennyelenggaraan panitia selalu menyodorkan data jumlah pengunjung, gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 tak demikian. Dugaan sepi pengunjung pun menyeruak, ditambah kritik pedas dari peserta pameran.

Salah seorang peserta pameran yang juga bos salah satu merek audio mobil papan atas, Wahyu Tanuwidjaja, mengunggah kritikan pedas di akun Facebook pribadinya. Dia tegas-tegas menyebut gelaran GIIAS kali ini memang lebih senyap dari hiruk-pikuk pengunjung.

Sementara, alasan yang disodorkan oleh Gaikindo maupun penyelenggara bahwa itu terjadi karena adanya pemerataan jumlah pengunjung di hari biasa dengan akhir pekan, juga bohong adanya.

“Panitia beralibi berhasil memindahkan crowd ke hari biasa….NOO…that’s not true…kalian tamak. Lihat betapa banyak booth kosong! Jangan bohongi kita. AROGANSI lama itu sudah kembali,” tulis Wahyu.

Baca juga: Lima Hal yang Bikin GIIAS 2018 Lebih Sepi Pengunjung

Ilustrasi, suasana booth MINI dan BMW di GIIAS 208 – dok.Motoris

Dia mengaku sejatinya sudah beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya absen dari pameran tahunan ini (sejak penyelenggara masih bersatu dengan Dyandra Promosindo di bawah bendera pameran IIMS), dan kembali lagi tahun ini. Wahyu juga mengaku sempat mengintip undian yang digelar Astra Finance selaku sponsor utama GIIAS 2018 pada Sabtu (4/8/2018), dan Minggu (5/8/2018).

“Koreksi saya, kalau mata saya salah lihat….rasanya di dalam kotak arkrilik hanya ada 20 sd 30 kertas undian!,” imbuhnya.

Atraksi dan harga tiket 
Menurut Wahyu ada beberapa hal yang membuat GIIAS sepi pengunjung, meski di saat merayu calon peserta petugas marketing pameran mengatakan merangkul semua elemen industri otomotif, termasuk para pemain di produk aksesoris. Pada GIIAS kali ini pertunjukan dan atraksi hilang.

“Kompetisi audio hilang. Lebih parah lagi, pengunjung yang (sebelum-sebelunya) ramai di hari Sabtu dan Minggu juga HILANG! Thanks buat tiket masuk hari minggu yg 100rb, Bayangkan, kalau kita sekeluarga jalan2 hari Minggu 4 orang = 400 rb. Mebding ke mall kali yah,” ungkapnya.

Baca juga: Kia Sportage Facelift Diam-diam Nongol di GIIAS

Ilustrasi suasana booth Suzuki di GIIAS 2018

Dia pun mempertanyakan mengapa hingga saaat ini penyelenggara tidak mengumumkan jumlah pengunjung? “Ada apa ini?,” tulis Wahyu.

Dengan satire dia mengatakan, ‘Bottomline-nya adalah, kita ini pelengkap penderita. Masih bagus, kita bukan pelengkap menderita,” imbuhnya.

Memang, Gaikindo dan penyelenggara hingga kini belum mengungkap berapa persis jumlah pengunjung. Hal ini berbeda dengan tahun lalu yang dengan lantang menyebut jumlah pengunjung mencapai 400.000 orang.

Alasan Gaikindo
Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan pihaknya memang sengaja mengatur kepadatan pengunjung antara hari biasa dengan akhir pekan demi memberi kenayaman pengunjung. Sehingga tidak terlihat kepadatan berlebihan pada weekend.

Baca juga: Jadi SPG Wuling Tak Cukup Bermodal Cantik

Ilustrasi, suasana di booth kendaraan komersial di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Harga tiket yang mencapai Rp 100.000 pada akhor pekan dimaksudkan agar calon pengunjung memilih hari biasa. “Target pemerataan pengunjung pada weekdays dan weekends yang kami canangkan berhasil, tercatat penurunan angka pengunjung pada weekends, namun pada weekdays, kami mencatat kenaikan pengunjung sebanyak 15-20%, tersebar disepanjang penyelenggaraan GIIAS 2018, untuk Gaikindo hal tersebut sangat membahagiakan,” paparnya dalam keterangan. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya. “Proyek Mobil Indonesia-Malaysia Berlanjut, Ajak Thailand dan Filipina”.

CATEGORIES
TAGS
Share This