Astra Anteng Setelah Dapat Rp 2,5 Triliun dari Honda

Astra Anteng Setelah Dapat Rp 2,5 Triliun dari Honda
Kantor PT Astra International-dok.astra.co.id

Jakarta, Motoris – PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi penyelamat laba bersih divisi otomotif Astra per September 2018, saat penjualan mobil grup ini rontok akibat makin kerasnya persaingan. Kita semua tahu, sang mesin penjualan mobil Astra, Toyota, tahun ini bengep dihajar Mitsubishi.

Lalu, berapa sebenarnya laba bersih AHM, pemanufaktur sekaligus agen pemegang merek (APM) motor Honda di Indonesia? Dalam laporan keuangan Astra per September 2018 yang dirilis belum lama ini disebutkan, pendapatan AHM tumbuh 15% menjadi Rp 54,2 triliun dari periode sama tahun lalu Rp 47,1 triliun.

Selanjutnya, depresiasi dan amortisasi mencapai Rp 1,1 triliun dan beban pajak penghasilan Rp 1,6 triliun. Alhasil, laba bersih mencapai Rp 5 triliun, naik 8,2% dari tahun lalu Rp 4,688 triliun.

Dengan basis kepemilikan saham 50%, jatah laba bersih AHM yang dimasukkan dalam laporan keuangan Astra mencapai Rp 2,5 triliun, sedangkan sisanya diakui sebagai milik sang prinsipal, Honda Motor Company, pemain utama otomotif Jepang. Itu artinya, kontribusi laba AHM terhadap otomotif Astra mencapai 36%.

Ilustrasi, proses produksi New Honda CBR150R versi facelift – dok.AHM

Per September 2018, Astra mendapatkan dividen Rp 1,9 triliun dari AHM. Kita bisa duga Honda Motor Company mendapatkan jumlah yang sama.

Priijono Sugiarto, presiden direktur PT Astra International Tbk (ASII), menegaskan, penjualan sepeda motor nasional meningkat 9% menjadi 4,7 juta unit hingga akhir kuartal III tahun ini. Adapun penjualan Honda naik 9% menjadi 3,5 juta unit, dengan pangsa pasar yang stabil sebesar 75%.

Grup Astra telah meluncurkan lima motor baru dan 16 model revamped selama periode ini.

 

CATEGORIES
TAGS
Share This