Belum Euro 4, Suzuki Futura Masih Bebas Dijual

Belum Euro 4, Suzuki Futura Masih Bebas Dijual
Suzuki Carry Futura - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Meski belum memenuhi standar Euro 4 yang telah berlaku efektif 1 Oktober lalu, namun penjualan pikap Suzuki Futura masih berlangsung dan terus menderu. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku penjual mengaku baru akan menyuguhkan Futura versi baru setelah April 2019 mendatang.

“Pikap kami, Suzuki Futura yang ada saat ini, emisinya memang belum memenuhi standar Euro 4. Tetapi kami bersama dengan merek lain seperti Daihatsu, Mitsubishi, dan lainnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk meminta dispensasi perpanjang hingga akhir Maret 2019 nanti. Dan dikabulkan, artinya Futura yang ada sekarang masih boleh dijual dan penjualannya masih oke,” papar Presiden Direktur PT SIS, Seiji Itayama, saat ditemui Motoris di sela konferensi pers piala AFF Suzuki 2018 di Jakarta, Minggu (4/11/2018) lalu.

Hanya, Itayama belum bersedia menyebutkan apakah Futura versi baru tersebut berganti mesin ataukah hanya mendapatkan tambahan komponen-komponen khusus sehingga emisinya memenuhi standar emisi Euro 4. Dia hanya memastikan, harga Futura baru itu nantinya tak akan memberatkan konsumen.

Selain itu, lanjut dia, Futura versi anyar itu tidak akan ‘kanibal’ terhadap saudaranya, pikap Suzuki Mega Carry. Artinya, sangat kecil kemungkinan Futura versi baru itu juga menggunakan mesin yang sama dengan Mega Carry.

Baca juga: Euro 4 Sudah Berlaku, BBM Pertamina Masih Terbatas

Ilustrasi, pikap Suzuki Carry – dok.showroom-suzuki.com

Meski sama-sama mengusung mesin GA15 empat silinder 1,5 liter, namun ada sejumlah perbedaan. Dimensi ukurannya juga berbeda. Begitu pun dengan harganya. Selama ini banderol Futura terpaut lebih murah sekitar Rp 10 jutaan.

Terbesar
Jika Suzuki terus mempertahaankan penjualan Futura kendati belum memenuhi standar Euro 4, itu sangat beralasan. Fakta menunjukan, pikap yang telah berkiprah hampir 30 tahun itu, selama ini menjadi penyumbang penjualan terbesar Suzuki Indonesia.

“Pikap Suzuki Futura memberi kontribusi sekitar 60-an persen ke total penjualan pikap. Dan pikap sendiri kontribusinya juga terbesar dari total penjualan Suzuki,” kata Direktur Pemasaran PT SIS, Donny Saputra yang ditemui di tempat yang sama.

Bahkan di sepanjang September lalu, Suzuki membukukan penjualan pikap sebanyak 4.779 unit, dimana 3.378 unit diantaranya adalah pikap Carry Futura. Jumlah itu setara dengan 52% dari total penjualan model Suzuki di periode tersebut.

“Artinya, pasar Futura itu sangat besar. Oleh karena itu, kita akan terus pertahankan,” ujar Donny.

Seperti halnya Itayama, dia tak menyebut secara spesifik apakah Futura versi anyar itu akan berganti mesin atau hanya mendapatkan tambahan komponen saja.

“Sebenarnya kita itu sudah banyak memiliki produk yang memenuhi standar itu, bahkan ada juga yang sudah standar Euro 5. Sehingga, nanti apakah akan mendapatkan tambahan komponen baru seperti catalytic converter dan lainnya kita lihat saja,” imbuh dia.

Baca juga: Baru Setengah dari Total Tipe Mobil yang Lakukan Uji Euro 4

Suzuki Mega Carry dalam aplikasi mobil toko atau food truck – dok.Motoris

Sebelumnya, Direktur Pengendalian Pencemaran Udara KLHK, Dasrul Chaniago menyebut memang tidak ada aturan yang secara khusus menegaskan sanksi bagi produsen kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang belum memenuhi ketentuan standar Euro 4 tersebut. Kendati begitu, lanjut dia, produsen tersebut akan terkena sanksi dengan sendirinya oleh pasar.

“Tentunya, tidak akan ada yang beli lagi produk itu. Karena masyarakat akan berfikir, bagaimana dengan produk yang dia beli kalau tidak sesuai dengan ketentuan,” ucapnya belum lama ini. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, dan FB Page @MotorisIndonesia, buat info dan grafis otomotif terkini lainnya. “Masih Larus, Harga Mitsubishi Xpander Naik Terus.”

CATEGORIES
TAGS
Share This