Ternyata, Mobil di Indonesia Belum Wajib Pakai Airbag

Ternyata, Mobil di Indonesia Belum Wajib Pakai Airbag
Ilustrasi-Airbag pada Toyota Kijang Innova tipe V manual. dok.promoagyabandung.com

Jakarta, Motoris – Sejumlah kalangan yang terkait dengan industri kendaraan bermotor di Indonesia mengakui sejauh ini airbag atau kantung udara yang merupakan salah satu peranti penunjang pencegahan risiko fatal jika terjadi kecelakaan bagi pengemudi maupun penumpang di mobil, belum menjadi kewajiban. Artinya, jika saat ini masih banyak mobil yang belum ber-airbag bukan berarti menyalahi regulasi yang ada.

“Setahu saya, airbag memang belum merupakan keharusan (dipasang) di KBM (kendaraan bermotor mobil). Alat ini memang merupakan salah satu alat keamanan tambahan, selain safety belt. Alasan pemerintah mengapa belum mewajibkan, saya tidak tahu. Tetapi sebagian KBM di Indonesia sudah dilengkapi airbag,” tutur Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, kepada Motoris, di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Meski tak memastikan apakah pertimbangan belum mewajibkan airbag sebagai perangkat keamanan standar di setiap mobil didasari pertimbangan demi membuat harga terjangkau, namun Jongkie tak memungkiri mobil yang sudah memiliki perangkat itu berbanderol lebih mahal. “Ya kalau harus dipasang, tentu ada harga yang harus dibayar. Tergantung kebijaksanaan APM (agen pemegang merek),” kata dia.

Pernyataan senada diungkapkan Brand Manager PT SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani.Ia mengaku tidak melihat ada klausul yang menegaskan kewajiban untuk pemasangan airbag.

Ilustrasi recall kendaraan karena airbag bermasalah- dok.Istimewa

“Artinya, kalau sebuah mobil baru yang diluncurkan dan dipasarkan tidak ada airbag-nya, itu tidak menyalahi regulasi. Terlebih, sebelum diluncurkan, mobil-mobil tersebut telah melalui uji tipe. Apalagi sudah dinyatakan lulus,” kata Dian saat dihubungi Motoris, Senin (26/11/2018).

Sementara itu, pertanyaan yang dikirim Motoris terkait dengan alasan mengapa aturan yang belum mewajibkan pabrikan untuk memasang airbag di mobil yang dipasarkan di Indonesia kepada Kepala Sub Direktorat Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan, Dewanto Purnachandra hingga berita ini diturunkan belum dijawab.

Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Darmaningtyas, mengaku belum melihat secara persis regulasi tentang ada tidaknya kewajiban memasang airbag yang dijual di Indonesia. Kendati begitu, menegaskan jika sebuah perangkat memiliki fungsi penting dalam keselamatan manusia saat terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan diaman mereka berada, maka peranti tersebut harus dipasang.

“Saya belum cek regulasinya (soal wajib atau tidak). Memang tidak wajib, tapai kalau penting untuk keselamatan ya harus dilakukan (wajib dipasang),” kata dia melalui pesan elektronik kepada Motoris, Minggu (25/11/2018) malam. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This