Jualan Masih Minim, DFSK akan Tantang SUV Wuling

Jualan Masih Minim, DFSK  akan Tantang SUV Wuling
Glory 580 di ajang GIIAS 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Dongfeng Sokonindo (DFSK) yang masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan varian Sport Utility Vehicle (SUV), mengaku akan semakin mempertajam strategi penetrasi di segmen tersebut. Bahkan, di tahun 2019 nanti, merek asal Cina ini kembali akan meluncurkan SUV baru.

Rencana peluncuran SUV anyar itu diungkapkan Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile Franz Wang. Menurutnya, SUV itu sekelas dengan SUV yang bakal disodorkan Wuling Motors Indonesia.

“Mohon ditunggu informasinya, awal tahun depan akan ada informasi awal mengenai produk itu,” kata Franz di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Sebelumnya, kepada Motoris, Rabu (28/11/2018) Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, mengatakan pihaknya berencana meluncurkan varian SUV pada semester pertama 2019. “Untuk kapan bulannya, maaf belum bisa kami sebutkan,” ujarnya.

Pengunjung GIIAS 2018, antusias melihat-lihat SUV Wuling di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Sementara Brand & Marketing Director Wuing Motors, Jason Ding, menegaskan SUV Wuling  bakal berbanderol sangat bersaing. “Karena kami ingin memberikan yang terbaik kepada konsumen di Indonesia, melalui harga yang terjangkau dan layanan purna jual yang terbaik,” kata Jason kepada Motoris di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Agustus lalu.

Selama hajatan GIIAS 2018, SUV Wuling itu memang memang berhasil membetot perhatian pengunjung. Tampilan dan fitur menjadi aspek yang paling banyak ditanyakan para pengunjung.

Penjualan DFSK
Sedangkan Franz Wang menyebut jika banyak pabrikan mengincar segmen pasar SUV, itu hal yang wajar. Pasalnya, ceruk pasar mobil sport serbaguna ini semakin bertumbuh di Tanah Air.

Sampai saat ini, PT Sokonindo masih menjajakan SUV DFSK Glory 580. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang Mei (saat Glory 580 diluncurkan) sampai Oktober lalu, SUV itu baru laku 495 unit.

Sementara klaim PT Sokonindo menyebut, hingga akhir Oktober jumlah diler yang dimiliki diklaim sudah mencapai 28 unit. Penjualan ini  merupakan wholesales (dari pabrik ke diler). Artinya, baik itu wholesales – di rentang waktu Mei-Oktober  tersebut – hanya 17-18 unit saja di setiap diler. Atau kalau dihitung saban bulan – di rentang waktu enam bulan tersebut – hanya 82-83 unit.

SUV Glory 580 dipesan 361 unit selama di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Franz Wang menegaskan pihaknya bakal membididik segmen fleet market alias pasar borongan yakni ke perusahaan atau lembaga. “Karyawan setingkat manajer sudah menggunakan mobil Glory 580 yang diberikan oleh salah satu kantor, begitu juga dengan Super Cab yang juga sudah cukup banyak dibeli oleh perusahaan,” ucapnya tanpa menyebut angka.

Bahkan,  potensi pasar borongan tersebut, Franz mengaku belum tahu secara pasti. Dia hanya percaya diri dan optimis menghadapi segmen pasar yang diklaim cukup besar itu. (Kpr/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This