Xenia Makin Tertinggal Xpander dan Avanza

Xenia Makin Tertinggal Xpander dan  Avanza
Tampilan depan Daihatsu Xenia Facelift - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris –  PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan  dalam dua bulan pertama 2019 ini – Januari hingga Februari – telah berhasil melego mobil dari  pabrik ke diler (wholesales) sebanyak 31.074 unit dan dari diler ke konsumen (retail) 31.419 unit.  Low  MPV Daihatsu Xenia ternyata bukan lagi penyumbang penjualan terbanyak seperti beberapa tahun lalu, atau tak seperti saudara kembanya, Avanza.

“Kami bersyukur penjualan Daihatsu selama dua bulan ini mendapat capaian yang cukup baik. Daihatsu akan terus meningkatkan pelayanan terbaik untuk Sahabat Daihatsu baik penjualan, maupun purna jual di seluruh Indonesia,” kata Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra, dalam siaran pers, Senin (18/3/2019) mengomentari hasil penjualan produknya di dua bulan tersebut.

Menanyakan kabar posisi Xenia merupakan hal yang menarik dalam konteks pertarungan segmen paling “gemuk” yakni segmen Low MPV yang saat isu paling menarik.  Terlebih fakta berbicara secara keseluruhan di segmen pasar Low MPV, posisi Xenia  telah tergeser  oleh Mitsubishi Xpander, sejak jagoan Mitsubishi ini muncul. Bahkan, posisinya juga muncul tenggelam  di urutan ketiga dan keempat “tersodok” oleh Suzuki Ertiga.

Sedangkan di internal Daihatsu, posisinya kini digantikan oleh Low MPV Daihatsu Sigra. Data yang dirilis ADM  melalui siaran pers, Senin (18/3/2019) menyebut, penjualan Sigra di rentang Januari- Februari sebanyak 8.277 unit (retail) atau 26,3% dari total penjualan. Dengan penjualan sebanyak ini Sigra bertengger di urutan pertama.

Ilustrasi, Daihatsu Sigra sepanjang januari-Fenruari 2019 menjadi mobil terlaris Diahtsu menggeser Xenia dok.Motoris

Sedangkan Xenia yang laku 4.745 unit (15,1%) berada di urutan ketiga.  Sementara, di dalam daftar wholesales Sigra juga berada di urutan pertama dengan total penjualan sebanyak 8.154 unit (26,2%). Kemudian Xenia berada di urutan berikutnya sebesar 6.244 unit (20,1%).

Terkesan paralel dengan posisinya di internal Daihatsu, keberadaan Xenia di pasar Low MPV juga sudah tak sekinclong awal-awal kemunculannya. Meski sang saudara kembar – Toyota Avanza  – sinarnya masih mencorong dan mampu mengimbangi pesaing beratnya, Mitsubishi Xpander dan Ertiga.

Melorot ke posisi empat

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2018 lalu, Xenia hanya berada di urutan keempat dalam penjualan Low MPV. Total unit yang terlego hanya 29.521 unit.

Coba bandingkan dengan Avanza yang sebanyak 82.167 unit. Atau dengan Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga yang masing-masing terjual 75.075 unit dan 32.592 unit, selisihnya “jauh” dan “lumayan”.

New Toyota Avanza yang merupakan kembaran Daihatsu Xenia penjualannya jauh di atas Daihatsu Xenia – dok.Istimewa

Begitu pun di Januari 2019. Pada bulan pertama itu, Xenia berada di urutan ketiga dengan penjualan sebanyak 3.037 unit. Angka ini terpaut lumayan dibanding penjualan Xpander yang sebanyak 5.708 unit dan Avanza yang sebanyak 5.568 unit.

Padahal, di sepanjang tahun 2017, Xenia masih unggul dibanding Suzuki Ertiga. Bahkan selisihnya cukup jauh. Data Gaikindo menunjukan, selama tahun itu Xenia terjual 38.535 unit, sedangkan Suzuki Ertiga laku 35.338 unit.

Namun, dia tertinggal jauh dengan saudaranya – Toyota Avanza – yang mengantongi angka penjualan sebanyak 116.311 unit. Selengkapnya, data penjualan low MPV di tahun 2017 itu sebagai berikut : Avanza 116.311 unit, Xenia 38.535 unit, Honda Mobilio 35.430 unit, dan Suzuki Ertiga 35.338 unit.

Sementara Mitsubishi Xpander – yang diluncurkan Juli tahun itu – baru terjual 13.070 unit, dan Wuling Confero  – yang juga diluncurkan Juli 2017 – terjual 4.958 unit.  Artinya, di tahun 2018, pisi telah melorot dari kedua menjadi keempat dan tergusur oleh Xpander. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This