Belum Tentu Laris, DFSK Sudah Bicara Ekspor Glory 560

Belum Tentu Laris, DFSK Sudah Bicara Ekspor Glory 560
DFSK Glory 560, varian SUV baru yang disodorkan DFSK Indonesia - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Tak hanya mematok target penjualan yang berlipat dibanding tahun lalu – dari 1.222 unit menjadi 12.000 unit tahun ini – seiring dengan hadirnya varian baru, SUV DFSK Glory 560 – PT Sokonindo Automobile juga bicara ekspor Glory 560. Padahal, bagaimana soal penjualan SUV anyar itu, masih belum terjadi karena baru perkenalan.

Namun, fakta berbicara, sepanjang tahun 2018 lalu, dari total penjualan DFSK  1.222 unit. Dari jumlah itu, penjualan mobil penumpang, yakni SUV Glory 580 hanya 614 unit. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, setengah dari penjualan tersebut disumbang oleh pikap DFSK Supercab.

Dari data itu terlihat, secara total jenderal penjualan, ternyata DFSK masih jauh tertinggal dibanding pesaing.Tak usah jauh-jauh dengan merek yang telah mapan dan sudah mencengkeram pasar Indonesia untuk membandingkannya.

Cukup dengan Wuling yang dijajakan PT Wuling Motors Indonesia. Mengapa? karena merek ini satu angkatan atau sepantaran dalam berbinis di Indonesia. Selain itu juga satu asal, dari Cina.

Tetapi, pada saat yang sama, penjualan Wuling jauh lebih mencorong. Dalam penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) Wuling membukukan sebanyak 17.002. Sedangkan penjualan dari diler ke konsumen alias retail sebanyak 15.162 unit.

SUV baru Dongfeng Sokon yang diluncurkan di Indonesia, DFSK Glory 560 – dok.Istimewa

Bahkan, jika dihitung sejak Juli 2017, populasi kendaraan Wuling di Indonesia telah mencapai 22.000 unit lebih. Padahal, di tahun itu Wuling Motors hanya menjajakan MPV Wuling Confero plus Cortez, selain minibus dan blind van Wuling Formo.

Melihat fakta ini, mobil DFSK belumlah laris di Indonesia seperti halnya Wuling. Bagaimana dengan Glory 560? Tentu tidaklah bisa hanya berandai-andai, waktulah yang akan membuktikannya.

Memang, Sokonindo belum menyebut kapan ekspor Glory 560 itu akan dimulai menyusul seniornya, Glory 580 yang telah diekspor sejak awal tahun ini. Meski soal volume ekspor tersebut juga masih misteri hingga kini. Tetapi setidaknya,rencana itu disebut sudah masuk dalam rencana jangka pendek dan panjang.

“Jadi sudah masuk dalam agenda kami. Fokusnya memenuhi permintaan pasar di ASEAN,” tutur Managing Director of Sales Center Sokonindo Automobile Franz Wang di Jimbaran, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (22/3/2019) lalu.

Wang menyebut, sejak DFSK berkomitmen beroperasi di Indonesia, pabrik yang didirikannya di Cikande, Serang, Banten juga sudah dirancang untuk memenuhi pasar luar negeri. Sekarang ini dalam satu tahun bisa memproduksi sekitar 50.000 unit mobil.

Tampilan belakang DFSK Glory 560 – dok.Istimewa

Jumlah tersebut selain memenuhi pasar domestik juga digunakan untuk memenuhi permintaan ekspor terutama di kawasan ASEAN. Apalagi Indonesia dipercaya untuk mengekspor Glory 560 bersetir kanan.

“Kalau yang setir kiri sudah diekspor lebih dulu ke Eropa, tetapi bukan dari Indonesia, kalau Indonesia hanya fokus di negara-negara ASEAN saja,” tutur Franz.(Kpr).

 

CATEGORIES
TAGS
Share This