Renault Penantang Toyota Calya Belum Bisa Hadir di IIMS

Renault Penantang Toyota Calya Belum Bisa Hadir di IIMS
Rendering Renault Triber - dok.Autoportal

Jakarta, Motoris – Renault Indonesia telah dipastikan urung berpartisipasi di hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan berlangsung 25 April – 5 Mei nanti. Walhasil, kabar bakal hadirnya Renualt Triber – yang merupakan MPV tujuh kursi sekelas Low Cost Green Car (LCGC) Toyota Calya dan Daihtasu Sigra pun – tak terwujud.

Kepastian tidak hadirnya Renault di ajang pameran otomotif tahunan itu, dikonfirmasi oleh Presiden Direktur Dyandra Promosindo – penyelenggara IIMS – Hendra Noor Saleh. “Iya, Renault tidak ikut serta berpartisipasi,” kata dia saat dikonfirmasi akhir pekan lalu.

Tidak ada rincian apa alasan urungnya Renault ikut serta di pameran itu. Namun, Hendra memperkirakan karena adanya adapatasi manajemen baru. Maklum, manajemen Renault di Indonesia telah beralih tangan dari Indomobil Griup ke PT. Nusantara Maxindo Group.

“Mungkin mereka butuh persiapan, kan manajemen berganti,” kata Hendra.

Rendering Renault Triber, tampilan belakang – dok.Motor1

Kepastian ketidakikutsertaan di IIMS juga diucapkan Chief Operation Officer Nusantara Maxindo Group, Davy Tuilan. “Iya, kami belum bisa ikut di IIMS tahun ini,” ucapnya saat dihubungi.

Renault Indonesia, kata Davy, berniat menyuguhkan model baru di ajang pameran itu. Namun, ternyata model yang akan disodorkan itu di India – tempat mobil itu diproduksi – baru akan diluncurkan pada Juli nanti. “Peluncurannya di sana juga mundur,” ujar dia.

Garap segmen LCGC

Renault memang sengaja berniat menggarap segmen MPV. Pasalnya, segmen ini dinilai memiliki potensi yang besar. Fakta berbicara, data penjualan LCGC di Tanah Air yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang tahun 2018 lalu sebanyak 230.4444 unit.

Dari jumlah itu – yang dibukukan oleh delapan model yang disidorkan lima merek di Indonesia – MPV tujuh kursi Toyota Calya dan Daihatsu Sigra menjadi model terlaris. Toyota Calya terjual 63.970 dan Daihatsu Sigra 50.907 unit.

Adapun Renault Triber adalah MPV tujuh kursi yang menggunakan platform CMF-A. Platform ini juga telah digunakan oleh Renault Kwid. Di India mobil ini dibekali mesin bensin naturally aspirated 1.0 liter turbocharger yang bertenaga 68 hp dan torsi 91 Nm.

Penyaluran tenaga ke roda menggunakan tranmsi manual lima tingkat percepatan, tetapi ada pilihan transmisi otomotis lima tingkat percepatan. Selain itu, Renault kemungkinan juga menaarkan pilihan mesin 1.2 liter naturally aspirated dengan pilihan transmisi yang sama, manual dan otomatis.

Toyota Calya, LCGC tujuh penumpang atau MPV segmen entry level – dok.Motoris

Sejatinya, Renualt Indonesia telah ikut serta menggarap sefmen LCGC dengan menyodorkan Renault Kwid, Namun, penjualannya ternya tak seperti yang diharapkan.Sejatinya, Renualt Indonesia telah ikut serta menggarap sefmen LCGC dengan menyodorkan Renault Kwid, Namun, penjualannya ternya tak seperti yang diharapkan.

Data Gaikindo menunjukan, sepanjang tahun 2017, atau setahun setelah diluncurkan, Kwid hanya terjual 163 unit. Sedangkan di tahun 2018 dari total penjualan Renault Indonesia yang sebanyak 239 unit, Kwid hanya laku 49 unit.(Fer/Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This