Industri Korea Minta Subsidi untuk Mobil Listrik Cina Disetop

Industri Korea Minta Subsidi untuk Mobil Listrik Cina Disetop
BYD e6, salah satu mobil listrik pertama di pasar domestik China, meluncur pada 2012. - insideevs.com

Seoul, Motoris – Sekelompok industri otomotif Korea Selatan – termasuk Hyundai dan Kia Motors – mendesak kepada pemerintah agar menghentikan pemberian subsidi kepada mobil-mobil listrik buatan pabrikan Cina yang dijual di Korea. Pasalnya, selain merugikan industri dalam negeri, Cina juga kerap melakukan tindakan diskriminatif terhadap pabrikan Korea yang mengekspor mobil listrik mereka.

Seperti diungkapkan Ketua Asosiasi Industri Otomotif Korea Selatan, Jeong Marn-ki, kepada Reuters, Jumat (3/5/2019), cara dagang industri Cina sangat tidak fair atau tidak adil. Dia menyebut contoh, ketika mobil listrik asal Korea diekspor ke Negeri Tirai Bambu itu, maka otoritas setempat akan menyatakan bahwa baterai mobil listrik Korea itu tak memenuhi syarat untuk Cina.

“Cina telah menciptakan aturan bermain yang unik (tidak fair) untuk merek-merek asing,” ungkap Jeong.

Padahal, lanjut dia, dalam hubungan internasional, tak terkecuali dalam hubungan bisnis harus didasari posisi yang setara. Terlebih pemerintah Korea Selatan telah memberikan subsidi ke mobil listrik asal Cina sejak tahun 2012 lalu.

Ilustrasi, BYD e6, mobil listrik produksi pabrikan asal Cina BYD – dok.Paultan

Sementara, kini industri otomotif Cina tengah menghadapi kondisi sulit setelah terlibat perang dagang dengan Amerika Serikat. Mereka berupaya menggenjot ekspor atau bahkan mengalihkan produksi ke negara-negara lain dan menggenjot penyerapan produk di pasar lokal dalam negeri.

“Hubungan internasional harus didasarkan pada prinsip kesetaraan dan timbal balik. Kalau Beijing (Cina) menggunakan pisau, kita juga harus menggunakan pisau,” tegas Jeong.

Salah satu produsen mobil listrik asal Cina, yakni BYD telah menikmati subsidi sekitar 40% dari program subsidi senilai 19,3 miliar Won atau sekitar US$ 16,5 juta. Kini, pabrikan mobil listrik Cina terus merangsek pasar Korea Selatan, baik pada segmen komersial maupun kendaraan penumpang. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This