Tak Seperti Avanza, Penjualan Daihatsu Xenia Cuma Segini Aja

Tak Seperti Avanza, Penjualan Daihatsu Xenia Cuma Segini Aja
Daihatsu Xenia versi terbaru di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski terlahir sebagai saudara kembar pada tahun 2004 dan terakhir mengalami pembaruan pada Januari 2019, serta diproduksi di pabrik yang sama milik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) namun, kinerja Daihatsu Xenia dalam menggaet minat konsumen berbeda dengan Toyota Avanza.

Bahkan, kini Xenia tak lagi menjadi tulang punggung penjualan merek dimana dia berada (Daihatsu) seperti halnya Avanza yang masih menjadi lokomotif penjualan Toyota Indonesia.

Fakta ini terekam dalam penjualan sepanjang Januari – April lalu. Bahkan, PT ADM sendiri dalam laporannya, tak lagi mencamtukan secara rinci angka penjualan Daihatsu Xenia. Agen pemegang merek Daihatsu di Indoesia itu, cuma menyebut dalam rentang waktu Januari – April penjualan Xenia, Terios, dan Ayla menyumbang penjualan sebesar 13-14% ke total penjualan merek tersebut.

Sementara, keterangan resmi PT ADM yang dilansir, Kamis (9/5/2019) menyebut dikurun waktu Januari – April lalu penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) seluruh model mencapai 66.825 unit. Sedangkan penjualan dari diler ke konsumen alias ritel, sebanyak 60.706.

Tak seperti saudara kembarnya Avanza di Toyota, Xenia kini tak lagi jadi penyumbang penjualan terbesar di Daihatsu- dok.Motoris

“Pada penjualan ritel, masih didominasi Daihatsu Sigra dengan total penjualan 16.825 unit (27%), kemudian diikuti pikap Daihatsu Gran Max yang sebanyak 12.065 unit atau 19,9%. Sedangkan penjualan Xenia, Terios, dan Ayla di kisaran 8.000 unit lebih dengan kontribusi sekitar 13-14 persen,” demikian ringkasan pernyataan ADM.

Kinerja Avanza
Ini tentu berbeda dengan kinerja Toyota Avanza yang disampaikan PT Toyota Astra Motor (TAM). Seperti diungkapkan Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy, di sela berbuka puasa bersama, di Jakarta, Kamis (9/5/2019), Total penjualan Avanza (wholesales) sebanyak 28.910 unit dengan perolehan pangsa pasar sebesar 33% di segmennya.

“Toyota Avanza masih menjadi pemimpin di segmennya. Selain itu masih menjadi kontributor terbesar penjualan kami (Toyota Indonesia,” ucap Anton.

Di sepanjang April saja, lanjut Anton, penjualan wholesales Avanza sebanyak 9.104 unit, dan penjualan ritelnya sebanyak 6.867 unit. Dengan angka ini masih menjadikannya sebagai penguasa pasar Low MPV, dan tentu saja jauh di atas angka penjualan Xenia.

Toyota Avanza saat diajak melibas genangan air di Toyota Driving Experience – dok.PT TAM

Dari penelusuran Motoris dengan mengompilasi data di  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), terlihat jelas betapa tertinggalnya Xenia oleh Avanza di kurun waktu Januari – Maret lalu. Pada periode ini penjualan wholesales Xenia hanya 13.760 unit, sedangkan Avanza mencapai 19.806 unit.

Adapun dalam penjualan ritel di saat itu, Xenia hanya membukukan penjualan sebanyak 12.834 unit. Adapun Avanza sudah mencapai 17.000 unit. Artinya, kinerja keduanya memang benar-benar jauh berbeda, kendati terahir sebagai suadara kembar. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This