Di April YoY, Cuma Toyota dan Nissan yang Tumbuh Positif

Di April YoY, Cuma Toyota dan Nissan yang Tumbuh Positif
LCGC 7 kursi penumpang Toyota Caya di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang April lalu total penjualan mobil di Indonesia tercatat hanya 84.029 unit atau susut 18.229 unit dibanding bulan yang sama tahun lalu (year on year/YoY) yang masih sebanyak 102.258 unit. Hampir semua merek yang penjualannya negatif kecuali Toyota dan Nissan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diperoleh Motoris, Jumat (17/5/2019) menyebut, Toyota membukukan peningkatan penjualan sebesar 2%. Jika di tahun lalu sebanyak 29.496 unit, kini sebanyak 29.564 unit atau bertambah 68 unit.

Sementara, merek Nissan yang diniagakan oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI) penjualannya bertambah 406 unit. Jika di April 2018 masih sebanyak 496 unit kini menjadi 902 unit.

Data Gaikindo juga menunjukan, merek-merek sekondan Toyota di bawah paung Grup Astra penjualannya juga rontok di bulan keempat tersebut. Sebut saja, Daihatsu yang minus 2.743 unit yakni dari 18.869 unit menjadi 16.126 unit.

All New Nissan Livina yang merupakan kembaran Xpander resmi diluncurkan 19 Februari 2019-dokMotoris

Isuzu yang tahun lalu melego 2.576 unit kini hanya 1.817 unit atau kempis 759 unit. Dan Peugeot dari 15 unit di tahun lalu menjadi hanya 9 unit di tahun ini.

Di luar Astra
Sedangkan di luar grup Astra dan di luar Nissan, semua merek membukukan penurunan penjualan. Tercatat, Mitsubishi yang menurun dari 17.863 menjadi 10.076 atau minus 7.787 unit, dan Honda dari 17.016 menjadi 16.631 unit atau susut 5.385 unit.

Adapun Suzuki mencatatkan penurunan penjualan dari 8.505 menjadi 7.677 unit atau berkurang 828 unit.Merek lainnya, dari 7.422 unit menjadi 6.227 unit atau menciut 1.195 unit.

Soal, penurunan yang terjadi di bulan April ini, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut disebabkan sejumlah faktor. Faktor kondisi politik yang masih dalam suasana rangkaian pemilihan umum menjadikan orang bersikap wait and see, menunggu perkembangan kondisi ayang akan terjadi.

Honda BR-V versi facelift atau versi baru diluncurkan di IIMS 2019 – dok.Motoris

“Mereka menahan pembelian. Selain itu, tentunya juga faktor ekonomi, yang di periode ini (Januari-Maret) pertumbuhannya hanya 5,07%,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (18/5/2019).

Namun, Jongie mengaku optimis pasar akan mengalami rebound atau perbaikan di semester kedua nanti. Selain kondisi politik yang diyakini kembali stabil, adanya pameran GIIAS 2019 akan mendongkrak penjualan. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This