Empat Bulan Pertama, Penjualan Wuling Susut 17,8%

Empat Bulan Pertama, Penjualan Wuling Susut 17,8%
SUV Wuling Almaz yang dites jalan oleh pengunjung IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang empat bulan pertama tahun ini atau dari Januari-April, PT Wuling Motors Indonesia membukukan penjualan sebanyak 4.286 unit atau susut 17,8% dibanding rentang waktu sama tahun lalu. Kondisi politik yang menyebabkan masyarakat bersikap “menunggu dan melihat” (wait and see) perkembangan menjadi salah satu penyebabnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di kurun waktu itu, penjualan Wuling lebih sedikit 930 unit di banding penjualan Januari-April 2018. “Salah satunya faktor itu (peristiwa politik, yakni pemilihan umum). Sehingga, masyarakat wait and see. Tapi, kita optimis setelah pemilu ini kondisi pulih kembali,” kata Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, di sela buka puasa bersama, di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kendati menurun, lanjut Dian, namun penjualan selama empat bulan tersebut tetap membawa Wuling masuk ke dalam daftar 10 besar merek dengan penjualan terbanyak di Tanah Air. Penjualan Wuling setara dengan 1,3% dari total penjualan mobil seluruh merek yang sebanyak 337.892 unit.

Mengetes mobil Wuling di tanjakan dan turunan – dok.Motoris

“Itu hingga April ya. Untuk Mei ini, kami yakin meningkat. Karena ada dua model baru yakni Cortez CT dan Confero ACT. Sejauh ini respon masyarakat positif terhadap dua model tersebut,” kata Dian.

Confero dan Almaz
Sejak diluncurkan di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Kamis (25/4/2019) hingga akhir pekan lalu atau pekan kedua Mei, penjualan Confero S ACT terjual 84 unit. “Tapi pemesanan hingga saat ini masih terus bertambah,” klaim Dian.

Model Wuling lainnya yang terus membukukan tren positif dalam pemesanan adalah SUV Wuling Almaz. Sejak diluncurkan akhir Februari lalu hingga kini, jumlah pesanan Almaz telah mencapai 1.500 unit lebih.

Wuling Confero S ACT – dok.Motoris

Data Gakindo memang mencatat adanya penurunan total penjualan mobil (dari seluruh merek yang ada) sebesar 14,33% di kurun waktu Januari-April lalu. Jika di tahun 2018 lalu wholesales selama empat bulan pertama tercatat sebanyak 394.411 unit, sekarang hanya 337.892 unit. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This