Jualan Merosot, Nissan March Hidup Segan Mati Tak Mau

Jualan Merosot, Nissan March Hidup Segan Mati Tak Mau
New Nissan March - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan city car andalan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) – Nissan March – terus merosot. Tapi hingga kini belum ada tanda-tanda rencana kehadiran versi anyar dari mobil itu yang bakal diboyong ke Tanah Air. Walhasil, March pun hidup segan mati tak mau di pasar mobil Indonesia.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2017 lalu, penjualan March dari pabrik ke diler masih sebanyak 2.416 unit. Namun di tahun berikutnya, atau tahun 2018, penjualan hanya 1.159 unit atau ambrol hingga 52,11%.

Sedangkan pada tahun ini, di rentang waktu Januari-April, mobil yang saat diluncurkan dibekali mesin 1.2 liter ini hanya terjual 117 unit. Pada di kurun waktu yang sama tahun 2018 lalu, penjualannya masih sebanyak 914 unit.

All New Nissan March tertangkap kamera tengah melenggang di jalanan Thailand – dok.Headlightmag

Nissan March hingga kini masih diimpor secara utuh dari Thailand. Sementara di negara itu, hingga kini, Nissan masih memasarkan versi lama yakni bermesin K13.

Sementara, seperti dilaporkan laman Headlightmag, pertengahan Februari lalu, sejumlah foto yang menunjukan All New Nissan March – yang mengusung mesin anyar K14 – kedapata tengah dites di jalanan.

Sejatinya, Nissan March dengan mesin baru K14 itu – prototipenya – telah diperkenalkan Nissan Motor Company menjelang akhir tahun 2016. Kala itu disuguhkan di perhelatan Paris Motor Show 2016.

Tampilan belakang All New Nissan March yang kedapatan di jalanan Thailand – dok.Headlightmag

Sementara, di Indonesia, Nissan March memulai kiprahnya di pasar pada November 2010. Tercatat, beberapa kali PT Nissan Motor Indonesia, selaku penjaja mobil tersebut, beberapa kali melakukan penyegaran. Pertama tahun 2014, dan  yang terakhir tahun 2017, dengan penambahan LED DRL. Namun, hasil juga segitu-gitu saja. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This