Xenia Semakin Jauh Tertinggal Avanza

Xenia Semakin Jauh Tertinggal Avanza
Ilustrasi, Daihatsu Xenia terbaru di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski terlahir sebagai mobil kembar dan mengalami dinamika penyegaran yang sama – terakhir pada pertengahan Januari 2019 lalu – namun kinerja penjualan Daihatsu Xenia semakin tertinggal saudaranya, Toyota Avanza. Bahkan, penjualan keduanya terpaut jauh.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) menunjukan, di rentang waktu lima bulan pertama atau dari Januari-Mei lalu, penjualan ritel atau penjualan riil dari diler ke konsumen Toyota Avanza sebanyak 31.800 unit. Sedangkan di kurun waktu yang sama, Xenia hanya membukukan penjualan 11.099 unit.

Sementara, beberapa waktu lalu, PT Toyota Asra Motor (TAM) melalui Executive Geeral Manager-nya, Fransiscus Soerjopranoto, memberikan data penjualan dari pabrik ke diler (wholesaes) Avanza dari Januari-Juni. Di periode tersebut Avanza diklaim terjual 39.700-an unit.

Sedangkan penjualan dari diler ke konsumen atau ritel di sepanjang waktu yang sama disebut sebanyak 37.300-an unit. Hanya sayang, untuk penjualan secara wholesales dan ritel Xenia di rentang waktu enam bulan pertama belum dirilis PT Astra Daihatsu Motor selaku penjajanya. Data yang ada hanya hingga Mei saja.

Toyota Avanza saat diajak melibas genangan air di Toyota Driving Experience – dok.PT TAM

Fakta juga berbicara. Ternyata tak hanya di pasar mobil baru saja, Avanza jauh lebih laku ketimbang saudara kembarnya itu. Di pasar mobil bekas pun, Xenia jauh tertinggal dibanding Avanza.

Di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta, misalnya, komposisi penjualan antara keduanya juga selisih jauh. Penjualan, 70% lebih didominasi Avanza.

“Ini kalau kita ngomongin penjualan Avanza dan Xenia ya. Yang terbanyak, Avanza, bisa 70% lebih. Sisanya Xenia,” tutur Senior Manager Bursa Mobkas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih saat dihubungi, Kamis (11/7/2019).

Kondisi serupa juga terjadi di showroom mobkas lainnya. Seperti di Bintang Karomah Motor, Ciledug, Tangerang. Di tempat ini, menutut pemiliknya – Maman Firmansyah – penjualan Avanza masih 65% lebih, dan sisanya Xenia.

Ilustrasi, Toyota Avanza – dok.Istimewa

Seperti halnya Herjanto, Maman menyebut faktor citra merek, fitur, serta harga jual kembali yang stabil menjadi alasan konsumen lebih memilih Avanza ketimbang suadaranya itu. Selain kondisi kendaraan tentunya.

“Sama-sama low MPV-nya, tetapi kalau harganya teraput sedikit, ya orang lebih pilih Avanza. Kan mereknya lebih keren Toyota. Harga jual kembali juga lebih stabil Avanza. Selebihnya, pertimbangan soal kondisi mobil,” kata Maman saat ditemui, Kamis (11/7/2019) di Tangerang. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS