Mitsubishi Triton, Jagonya Mobil Impor di Indonesia

Mitsubishi Triton, Jagonya Mobil Impor di Indonesia
Mitsubishi New Triton diperkenalkan di Indonesia, 2 Juli 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Mobil-mobil asal luar negeri yang diimpor oleh Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia masih berjubel di pasar otomoif nasional. Sepanjang Januari – Juni lalu, pikap double cabin Mitsubishi Triton masih bertengger sebagai mobil impor paling banyak terjual di Tanah Air.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang waktu enam bulan pertama itu pikap kabin ganda andalan Mitsubishi itu terjual sebanyak 4.789 unit. Dengan penjualan sebanyak ini, Triton juga menempati urutan pertama dalam 10 mobil impor terlaris.

Dia berada di atas hatchback Suzuki Baleno yang terjual 3.952 unit, Toyota Alphard yang laku 2.441 unit, Suzuki Ignis yang terjual 2.262 unit, dan Pajero Sport yang terlego 1.839 unit.

Selain itu, jauh di atas penjualan Toyota HiAce yang sebanyak 1.803 unit, Voxy yang berada di urutan tujuh dengan 1.770 unit, Camry 1.167 unit, Daihatsu Sirion 919 unit, dan Mazda CX-5 yang terjual 838 unit.

Mitsubishi New Triton dipasarkan ke berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika, sehingga fitur keamanan dan kenyamanannya berstandar global – dok.Motoris

Status mobil impor paling laku di Indonesia yang disandang Triton tak hanya terjadi di tahun ini saja. Sepanjang tahun 2018 lalu, pikap ini juga menjadi mobil buatan luar negeri yang paling laku di nusantara.

Fakta berbicara, di tahun itu, Mitsubishi Indonesia mengimpor 12.996 unit Triton. Impor juga masih terjadi hingga kini, yakni Mitsubishi New Triton.  Hanya saja, kenadti sudah mengukir penjualan lumayan, namun mobil ini belum selaras dengan tujuan pemerintah yang mengurangi impor demi menjaga keamanan neraca perdagangan dari ancaman defisit.

Mitsubishi Indonesia masih memilihnya untuk mengimpor dan belum  mempunyai rencana untuk memproduksinya di dalam negeri.Setidaknya, itulah yang diungkapkan Presiden Direktur PT PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura, saat peluncurkan New Triton di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

“New Triton diproduksi di pabrik kami yang ada di Thailand, jadi belum ada rencana untuk memproduksi lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat,” kata dia.

Ilustrasi Mitsubishi Strada Triton di IIMS 2019 – dok.Motoris

Impor turun
Sementara itu, dalam sambutannya pada pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE Serpong, Tangerang, Kamis (18/7/2019) lalu, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyebut industri otomotif tanah air sudah semakin mandiri.

“Saat ini industri otomotif Indonesia sudah mandiri dalam memenuhi kebutuhan domestik,” ujar dia.

Pemerintah, seperti yang kerap disampaikan Meteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta industri otomoif di Indonesia untuk mengerem impor dan memacu ekspor. Himbauan ini mulai terasa dampaknya.

Yohannes Nagoi (tengah) saat menjelaskan tentang booth-booth peserta GIIAS 2019 kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla – dok.Motoris

Data Gaikindo menyebut, impor mobil di tahun 2018 lalu susut, meski relatif kecil yakni 4,3%. Impor di tahun itu masih sebanyak 84.148 unit. (Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This