Versi Facelift Nongol, Delapan Bulan Sigra Tertinggal Calya

Versi Facelift Nongol, Delapan Bulan Sigra Tertinggal Calya
Ilutrasi, Toypta Calya versi yang dipasarkan saat ini - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Hari ini, Senin (16/9/2019) mobil murah ramah lingkungan (LCGC) tujuh kursi penumpang Toyota Calya dan Daihatu Sigra versi facelift diluncurkan ke pasar oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dan diharapkan mampu memicu gairah pasar. Selama rentang waktu Januari – Agustus lalu, Sigra yang merupakan andalan penjualan Daihatsu tertinggal cukup juga dibanding saudara kembarnya, Calya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di kurun waktu itu penjualan dari diler langsung ke konsumen Calya sebanyak 36.400-an unit. Pada saat yang sama, Sigra terjual 33.718 unit, atau lebih rendah hampir 3.000-an unit.

Sigra yang selama delapan bulan pertama di tahun ini menjadi penopang penjualan PT ADM – di sepanjang Januari – Juli 29.923 unit atau 30% penjualan dan di Agustus 3.795 unit atau 28% – memiliki 10 varian atau lebih banyak dibanding Calya. Bahkan dari sisi harga juga lebih murah.

Harga Sigra tercatat Rp 114 – 154,7 juta on the road Jakarta. Sedangkan banderol Calya, Rp 138,85 juta hingga Rp 156,4 juta on the road Jakarta.

Ilustrasi, Daihatsu Sigra yang merupakan kembaran dari Toyota Calya – dok.Motoris

Namun, keduanya kini menghadapi persaingan yang lebih keras karena hadirnya merek lain yang masuk ke ceruk pasar penumpang. Salah satunya, Renault Triber yang dijajakan oleh Renault Indonesia.

Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengaku tak jadi soal ada pemain baru yang masuk ke ceruk pasar tersebut. Pasalnya, kata dia, segmen pasar untuk mobil jenis ini juga terus membesar. Sehingga, sengitnya persaingan justeru menjadi pemacu pihaknya untuk memberikan yang lebih bersaing kepada konsumen.

Ilustrasi, Daihatsu Sigra, LCGC Daihatsu – dok.Motoris

“Potensi pasar LCGC masih terbuka lebar. Rasio kepemilikan mobil di Indonesia bisa dibilang masih relatif rendah. Ada peluang di sana. Apalagi, kalau kita lihat di segmen ini first buyer (orang yang baru membeli) yang dominan, sekitar 60%,” tutur Anton saat dihubungi, belum lama ini.

Pernyataan serupa diungkapkan Area II General Manager PT TAM, Dadi Hendriadi saat ditemui di sela peluncuran All New Corolla Altis, di Jakarta, Kamis (13/9/2019) lalu. Menurut dia, LCGC tujuh penumpang memiliki potensi besar di daerah.

Calya, LCGC tujuh penumpang atau MPV segmen entry level – dok.Motoris

“Dan itu bukan hanya untuk taksi online, tetapi untuk pribadi. Karena, secara basic (hal yang paling mendasar) mobil tujuh penumpang, masih menjadi idaman. Apalagi di daerah. Kedua, di daerah kelompok first buyer itu paling besar,” kata dia. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This