Ditarget 400.000 Unit, Per Juli Ekspor Mobil Belum Nyampe Separo

Ditarget 400.000 Unit, Per Juli Ekspor Mobil Belum Nyampe Separo
Ilustrasi, Toyota Innova yang diangkut mobil gendong menuju pelabuhan untuk diekspor- dok.TMMINToyota Innova yang diekspor - dok.TMMIN

Cikarang, Motoris – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kembali menwgaskan tahun ini ekspor mobil dari Republik Indonesia (RI) secara utuh (CBU) ke luar negeri, ditargetkan mencapai 400.000 unit, karena di tahun 2025 dipatok bisa mencapai 1 juta unit. Namun, faktanya, di rentang waktu Januari – Juli lalu jumlah mobil CBU yang dikirim ke luar negeri baru masih kurang dari setengah jumlah yang ditargetkan.

“Pada tahun 2019 ini ekspor mobil (CBU) Indonesia ditargetkan sebesar 400.000 unit. Dan dalam roadmap yang sudah disiapkan, pada tahun 2025 nanti, bisa ekspor (mobil) dalam keadaan utuh sebesar 1 juta unit,” tutur Ketua Umum DPP Partai Golkar itu saat memberi sambutan prosesi mulai diekspornya SUV Wuling Almaz – yang diganti emblem Chevrolet Captiva – ke Thailand, di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019).

Airlangga juga menyebut, ekspor mobil asal Indonesia telah merambah 80 negara lebih di dunia. Mulai dari Amerika Selatan, Jepang, Arab Saudi, Meksiko, Thailand, Filipina, Thailand, dan lainnya.

Namun, faktanya, seperti terungkap dalam data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam rentang waktu Januari – Juli ekspor mobil CBU baru sebanyak 169.390 unit. Meski jumlah ini naik 23,1% dibanding tujuh pertama tahun lalu, namun totalnya baru kurang dari setengah.

Ilustrasi, Toyota Rush yang ditujukan untuk ekspor – dok.Motoris

PT SGWM Indonesia atau Wuling motors Indonesia, hingga akhir tahun menargetkan ekspor Wuling Almaz (yang diganti logo Chevrolet Captiva) sebanyak 2.600 unit. Dan mungkin merek-merek lain juga masih akan menggenjot ekspor, tetapi tentu dibutuhkan volume yang lebih besar dibanding Januari-Juli itu untuk mencapai target 400.000 unit yang dipatok pemerintah.

Sementara, untuk impor, data Gakindo menunjukan masih saja mengalir mobil-mobil utuh (CBU) dari luar negeri ke Tanah Air. Meski dari sisi volume menurun dibanding jumlah impor tahun lalu.

Sepanjang semester pertama tahun ini, jumlah mobil impor dalam wujud CBU tercatat sebanyak 33.974 unit. Sedangkan di tahun lalu, pada semester pertama sebanyak 50.181 unit, sedangkan di semester kedua sebanyak 33.967 unit. (Yus/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This