Nilai Ekspor Motor RI Selama 2018, di Bawah Thailand

Nilai Ekspor Motor RI Selama 2018, di Bawah Thailand
Ilustrasi, motor sport Honda di IMOS 2018- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Ekspor sepeda motor yang diproduksi di Indonesia ke sejumlah negara sepanjang rentang waktu Januari – Agustus kemarin tercatat tumbuh 40% dibanding kurun waktu yang sama tahun lalu. Jika di tahun 2018 masih sebanyak 369.304 unit, di tahun ini telah menapak di angka 520.279 unit.

Namun, jumlah ekspor tersebut masih jauh dibanding penjualan di pasar domestik. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan di delapan bulan pertama tahun ini, penjualan kendaraan bermotor roda dua itu di Tanah Air sebanyak 4.350.158 unit.

Jumlah tersebut meningkat 4,4% dibanding periode sama tahun lalu yang sebanyak 4.164.558 unit. Angka ini baru kurang lebih 10% dari yang ditargetkan oleh pemerintah untuk ekspor sepeda motor.

Masih di kancah internasional, nilai ekspor sepeda motor Indonesia sepanjang tahun 2018 kemarin ternyata masih jauh tertinggal dari Thailand. Hasil riset yang dilakukan laman World Export dan dirliis 10 September lalu menunjukan, sepanjang tahun 2018 itu, total nilai ekspor sepeda motor dari 15 negara mencapai US$ 28,2 miliar.

Ilustrasi, Yamaha Freego, model terbaru Yamaha yang diluncurkan di IMOS 2018 – dok.Motoris

“Jumlah dan nilai ekspor yang dilakukan oleh 15 negara ini setara dengan 92,8% dari total ekspor sepeda motor global pada tahun 2018,”sebut lembaga itu.

Di tahun itu, Indonesia berada di urutan ke-10 dalam perolehan nilai ekspor, sedangkan Thailand berada di urutan ke-7. Urutan selengkapnya perolehan nilai ekspor sepeda motor sepanjang tahun 2018 lalu itu adalah: Pertama, Cina dengan nilai US$ 7,6 miliar (atau 26,8% dari total ekspor global).

Kedua, Jepang US$ 3,1 miliar (10,9%), disusul Jerman dengan nilai US$ 2,4 miliar (8,3%), IndiaUS$ 2,1 miliar (7,6%), ItaliaUS$ 1,5 miliar (5,5%), Austria US$1,5 miliar (5,4%), Thailand US$ 1,5 miliar (5,2%), Amerika Serikat US1,3 miliar (4,5%).

Setelahnya, ada Belanda dengan nilai US$1,2 miliar (4,2%), Indonesia US$ 1,1 miliar (3,9%), Belgia US$ 975,3 juta (3,5%). Kemudian Taiwan US$ 664,9 juta (2,4%), PrancisUS$ 508,9 juta (1,8%), Vietnam US$ 473,4 juta (1,7%), dan HongariaUS$ 325,4 juta (1,2%).

Ilustrasi, salah satu model motor yang diekspor oleh Thailand, Honda, Honda Monkey dipamerkan di IIMS 2019 – dok.Motoris

Padahal, seperti dilaporkan laman motorcycledata, belum lama ini, penjualan sepeda motor di pasar domestik Thailand, selama tahun 2018 hanya 1,78 juta unit atau menciut 1,2% dibanding tahun sebelumnya. Kapasitas produksi sepeda motor di negeri itu di tahun itu juga masih berada di urutan kelima di dunia.

Tahun itu produksi motor di Negeri Gajah Outih tersebut hanya 2 juta unit. Sedangkan di Cina – yang merupakan pasar terbesar duia –  produksi mencapai 23 juta unit, India 20 juta unit, Indonesia 8 juta unit, dan Vietnam 3 juta unit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This