Selisih Penjualan Xpander dengan Avanza Makin Menganga

Selisih Penjualan Xpander dengan Avanza Makin Menganga
Ilustrasi, Kampanye Pilih Xpander Pinter dan Bener di Bekasi, Jawa Barat yang digelar di akhir Juni 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kinerja penjualan low MPV Mitsubishi Motors – Xpander – semakin jauh tertinggal dibanding pesaing utamanya, Toyota Avanza. Jika di rentang waktu Januari – Juli selisih di antara keduanya masih 9.236 unit, kini Xpander tertinggal hingga 11.902 unit.

Adalah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menceritakan fakta ketertinggalan Xpander oleh Avanza tersebut. Data asosiasi industri itu menyebut, sepanjang Januari – Juli lalu total penjualan Avanza tercatat sudah sebanyak 47.663 unit, sedangkan Mitsubishi Xpander hanya 38.427 unit.

Penjualan di bulan Juli cukup menarik untuk dicermati. Pasalnya, di bulan ketujuh itu, Toyota Avanza yang pada bulan sebelumnya mencatatkan amblesnya penjualan – sehingga “diasapi” Xpander – di Juli itu kembali mengungguli Low MPV beremblem Tiga Berlian tersebut.

Data berbicara, pada Juni, penjualan Avanza hanya sebanyak 3.543 unit. Sementara, Xpander terjual 4.624 unit. Akibatnya, tahta Low MPV terlaris di bulan itu direbutnya.

Namun, kondisi berbalik ketika bulan Juli. Avanza di bulan tersebut membukukan penjualan sebanyak 7.484 unit. Adapun Xpander, kembali lengser karena hanya terjual sebanyak 5.775 unit.

Kampanye Xpander Pinter Bener Family Festival di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 29 Juni 2019 – dok.Motoris

Posisi itu kemudian berlanjut di bulan Agustus. Di bulan ini, Avanza mencatatkan penjualan sebanyak 8.017 unit, dan Xpander 5.361 unit. Artinya, penjualan Xpander di Agustus justeru menciut dibanding bulan sebelumnya.

Alhasil, secara kumulatif di rentang waktu delapan buan pertama, penjualan Xpander jauh di bawah Toyota Avanza. Jika dicermati, Avanza memang memiliki jauh lebih banyak varian tipe maupun mesin.

Varian bermesin 1.3
Selain mesin 1.5 liter juga ada mesin 1.3 liter. Banyaknya portofolio varian ini ternyata cukup tokcer dalam menggaet calon pebeli, selain kualitas produk dan layanan. Sedangkan Xpander hanya mempunyai satu varian mesin yakni 1.5 liter.

“Kalau di daerah, penjualan Avanza itu nomor satu di antara model-model Toyota yang ada. Dan kebetulan, secara nasional pun seperti itu. Kalau kita lihat, memang varian 1.3 liter itu yang paling banyak dipilih. Sedangkan sekitar 60% itu yang bertransmisi manual,” kata Area II General Manager PT Toyota Astra Motor, Dadi Hendriadi saat ditemui di sela peluncuran All New Corolla Altis, di Jakarta, Kamis (13/9/2019) lalu.

Menurut dia, konsumen memilih varian mesin 1.3 karena dengan mesin sebesar itu semburan tenaga yang dihasilkan sudah cukup. Apalagi, Avanza memiliki keunggulan khas yakni berpenggerak roda belakang.

Toyota Avanza Merah Putih di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Sistem penggerak itu, lanjut General Manager Technival Service PT TAM itu, pas dengan kondisi topografis daerah-daerah di Indonesia yang memiliki jalanan naik dan turun hingga berkelok. Sehingga, dengan sistem penggerak roda belakang memiliki daya dorong yang kuat ketika mobil harus menaklukan jalanan menanjak.

“Dan alasan lain tentu, ecara budget, varian Avanza pas dengan keinginan dan harapan customer baik individu maupun fleet atau korporat. Toyota telah menjawab kebutuhan riil customer,” jelas Dadi. (Ara)

Toyota Avanza versi terbaru – dok.Istimewa

CATEGORIES
TAGS
Share This