Balada Mobil Serupa, Jualan Xenia yang Tertinggal Jauh Avanza

Balada Mobil Serupa, Jualan Xenia yang Tertinggal Jauh Avanza
Ilustrasi, Daihatsu Xenia terbaru di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Terlahir sebagai mobil kembar pada tahun 2003, positioning Toyota Avanza dan Xenia memang sengaja dirancang berbeda untuk saling melengkapi, meski dalam kenyataannya posisi yang di bawah belum tentu kalah. Namun, jika jarak atau selisih penjualan di antara keduanya terlalu jauh – bahkan tertinggal di belakang para pesaing di keduanya – itu yang menjadi tanda tanya.

Fakta menunjukan, di tahun-tahun awal keduanya masih menempati urutan pertama dan kedua dalam penjualan di segmennya. Maklum, pesaing yang ada relatif sedikit atau malah belum ada. Meski selisih penjualan di antara mereka tetap ada.

Tetapi, seiring dengan hadirnya pesaing, kondisi mulai berubah. Meski Toyota Avanza – yang juga diproduksi di pabrikan Daihatsu di Karawang, Jawa Barat – masih tetap bertengger di urutan pertama, Xenia mulai terancam.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di tahun 2013, Toyota Avanza terjual sebanyak 213.458 unit dan menggenggam pangsa pasar sebesar 49,2%. Sedangkan Daihatsu Xenia hanya laku 64.611 unit dan mencuil 14,9% pangsa pasar. Dia mulai dibayangi Suzuki Ertiga yang saat itu terjual 63.318 unit dan berhasil mengambil 14,6% pangsa pasar.

Toyota Avanza Merah Putih di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Tren kondisi seperti ini terus terjadi. Bahkan, data yang dikompilasi Gaikindo menunjukan di rentang waktu 2004 – November 2018, secara kumulatif Toyota Avanza telah terjual sebanyak 1.714.196 unit. Pada kurun waktu yang sama, penjualan Xenia sebanyak 643.000 unit.

Hingga kini
Jurang selisih yang menganga terus terjadi hingga kini. Lagi-lagi, data Gaikindo menunjukan, di periode Januari – Agustus lalu menunjukan wholesales (penjualan dari pabrik ke diler) Avanza sebanyak 55.680 unit. Sedangkan Xenia hanya laku 14.431 unit, dan tertinggal oleh para pesaing dengan jumlah yang cukup signifikan.

Dengan penjualan sebanyak itu, Xenia harus rela berada di urutan keempat. Rincian lengkapnya: Toyota Avanza terjual 55.680 unit, Mitsubishi Xpander 43.808 unit, Suzuki Ertiga16.868 unit, dan Daihatsu Xenia: 14.431 unit.

Posisi seperti ini sejatinya tidak berubah dari tahun 2018 lalu. Low MPV andalan PT Astra Daihatsu Motor itu juga berada di posisi keempat setelah Suzuki Ertiga.

Bahkan, selisih penjualan dengan model besutan Suzuki Indonesia itu pun cukup juah, yakni hampir 3.000 unit. Sedangkan dengan Avanza, selisih penjualannya mencapai 52.646 unit. Artinya, penjualan Xenia nyaris hanya sepertiga saudara kembarnya itu.

All New Ertiga Suzuki Sport
– dok.Motoris

Data lengkap penjualan Low MPV sepanjang tahun 2018 lalu menurut data Gaikindo adalah sebagai berikut. Toyota Avanza yang duduk di urtan pertama mengantongi penjualan sebanyak 82.167 unit, Mitsubishi Xpander 75.075 unit, dan Suzuki Ertiga 32.592 unit.

Setelahnya, Daihatsu Xenia 29.521 unit, Honda Mobilio 23.561 unit, Wuling Confero 11.062 unit,dan Nissan Grand Livina 2.437 unit.

Ketendang Wuling Confero
Balada Xenia juga terjadi di bulan Agustus lalu, karena dia “ketendang” Low MPV besutan Wuling Motors, yakni Wuling Confero yang nota bene merupakan pendatang baru di segmen pasar Low MPV di Tanah Air. Memang, angkanya tak sampai ribuan, namun cukup menyesakkan.

Seperti terlihat pada data wholesales yang dikompilasi Gaikindo, di bulan kedelapan itu Xenia terdistribusi sebanyak 462 unit. Di saat yang sama, wholesales Wuling Confero sebanyak 638 unit.

Menariknya, dari jumlah disribusi wholesales yang dicatatkan Wuling Motors itu, 462 unit di antaranya atau mayoritas merupakan Wuling Confero S 1.5 M/T atau tipe terendah. Adapun catatan wholesales Xenia, terbanyak ditorehkan varian 1.3 X M/T, yakni 308 unit.

Wuling Confero S versi penyegaran yang dipasarkan di Indonesia – dok.Istimewa

Meski, secara total delapan bulan, Xenia masih unggul dibanding Wuling Confero. Di rentang Januari – Agustus, Xenia membukukan penjualan sebanyak 14.431 unit, dan Wuling Confero v4.394 unit. Low MPV merek asal Cina ini berada di posisi buncit dari tujuh Low MPV, yakni setelah Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, dan Nissan New Livina. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This