Penjualan Boncos, VW Mimpi Produksi 6.000 Unit di RI

Penjualan Boncos, VW Mimpi Produksi 6.000 Unit di RI
Ilustrasi, VW Tiguan Allspace - dok.CarsIreland

Jakarta, Motoris – Agen pemegang merek Volkswagen (VW) di Indonesia – PT Garuda Mataram Motor (GMM) bekerjasama dengan anak perusahaan Indomobil Group lainnya, yaitu PT National Assemblers telah membangun pabrik di Cikampek, Jawa Barat. Kehadiran pabrik ini disebut sebagai bagian strategi untuk memacu penjualan, karena dengan dirakit diproduksi di dalam negeri harga jual mobil bisa lebih bersaing.

Presiden Direktur PT GMM, Andrew Nasuri, dalam siaran pers, Kamis (3/10/2019) mengatakan, pabrik itu akan memproduksi berbagai mobil VW yang dijajakan di Indonesia. Dan langkah pertama, GMM memfokuskan diri untuk memproduksi SUV Tiguan Allspace yang memulai kiprahnya di Tanah Air pada Juli 2019 lalu.

Setelahnya, varian-varian lain akan menyusul untuk diproduksi, sehingga jumlah produksi mencapai 6.000 unit saban tahun. “Fasilitas produksi yang berdiri di tanah seluas 60.000 meter persegi ini diharapkan akan mampu memproduksi 6.000 unit Volkswagen setiap tahun. Fokus pertama (adalah, memproduksi) Tiguan Allspace,” papar Andrew.

Strategi ini memang rasional, karena secara teori, dengan memproduksi di lokal Indonesia maka harga ptoduk akan lebih murah ketimbang jika didatangkan dari luar negeri dalam wujud utuh (CBU). Hanya, untuk harapan bisa memproduksi hingga 6.000 unit saban tahun, sepertinya VW Indonesia atau GMM perlu kerja ekstra keras dengan melipatgandakan kekuatan yang ada.

Ilustrasi, seorang tengah melihat dengan teliti sebuah mobil VW – dok.Motoris

Maklum, fakta berbicara, penjualan VW di Indonesia masih jauh dari angka ribuan. Penjualannya masih masuk dalam kategori “boncos”. Tak usah jauh menengok ke blakang, cukup sepanjang tahun lalu hingga tahun ini.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun lalu – dari total penjualan mobil (wholesales) di seluruh nusantara yang mencapai 1,1 juta unit – mobil-mobil VW hanya laku 511 unit. Tentu, sangat jomplang bak bumi dan langit jika membandingkannya dengan merek-merek lima besar, yaitu Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, dan Suzuki.

Toyota saat itu mampu menjual mobilnya sebanyak, 352.161 unit, Daihatsu 202.738 unit, dan Honda 162.170 unit. Pada saat yang sama, Mitsubishi berhasil melego 142.861 unit, kemudian Suzuki sebanyak 118.014 unit.

Lemotnya penjualan VW juga masih berlangsung hingga kini. Lagi-lagi data Gaikindo menjadi buktinya. Data ini menunjukan, di rentang waktu Januari – Juni atau semester pertama, mobil VW di Indonesia hanya laku 117 unit.

Ilustrasi, VW Tiguan terbaru – dok.Cars Models

Angka penjualan sebanyak itu, disokong oleh penjualan VW Polo dan Tiguan. Masing-masing laku 44 unit. Sisanya model lain.

Malah, kalau ditelisik lebih dalam –  selama empat bulan pertama – rekam jejak penjualan VW memang nelangsa. Sepanjang Januari misalnya hanya laku 15 unit, Februari 31 unit, dan Maret 27 unit.  Bahkan di sepanjang April cuma 4 unit. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This