Isuzu D-Max Anyar Segera Muncul, Versi Lawas di RI Masih Babak Belur

Isuzu D-Max Anyar Segera Muncul, Versi Lawas di RI Masih Babak Belur
Teaser Grill Isuzu D-Max versi terbaru - dok.Istimewa

Bangkok, Motoris – Isuzu Motors di Thailand dikabarkan bakal merilis versi anyar pikap Isuzu D-Max atau disebut dengan Isuzu D-Max Full Model Change pada 11 Oktober nanti. Barangkali, penjualan pikap segmen itu di berbagai negara cukup moncer, namun di Indonesia hingga kini penjualannya masih babak belur.

Seperti dilaporkan laman Headlightmag dan TopGear Thailand, Jumat (4/10/2019), versi anyar ini merupakan generasi D-Max yang ketiga. Kehadirannya memang dinanti-nanti karena generasi kedua telah hadir di pasar otomotif dunia hampir delapan tahun lalu (tepatnya tahun 2011).

Kini, menjelang peluncuran serangkaian video teaser diobral Isuzu di Thailand. Ada beberapa video yang semuanya diberi judul “Infinite Potential” atau Potensi tak Terbatas.

Dari video-video itu terlihat bagaimana gambaran sekilas soal gaya desain D-Max paling gres tersebut. Grill dibuat jauh lebih besar dari grill model yang ada saat ini. Selain itu, tidak ada lagi intake atas dan bawah, kini disatukan.

Teaser lampu belakang D-Max versi terbaru – dok.Istimewa

Pada bagian lain dari tayangan itu, ditunjukan sepasang lampu depan yang lebih kecil, dan Day Running Light LED berbentuk U. Tepat di bawahnya ada bagian-bagian terpahat yang menaungi lampu kabut.

Di bagian belakang lampu berbentuk persegi bertumpuk di dua tingkat (atas dan bawah) di sudut bak. Sementara di untuk bagian interior, tayangan video singkat itu tak menunjukan secara gamblang.

Meski begitu kabin dibuat lebih mengesankan mewah. Aksen perak pada sakelar kontrol iklim dan tuas persneling, serta panel instrumen menunjukan kesan tersebut. Terlebih, peranti hiburan yang terintegrasi dengan Apple CarPlay dan Android Auto dihadirkan.

Isuzu tak menyebutkan rincian soal mesin. Namun dilihat adanya emblem Ddi pada penutup mesin, menunjukan bahwa versi anyar ini dibekali mesin RZ4E-TC 1.9 liter turbodiesel empat silinder seperti generasi yang ada saat ini. Semburan tenaga yang dihasilkan 150 PS dengan torsi 350 Nm.

Teaser Isuzu D-Max versi terbaru beredar di Thailand – dok.Headlightmag

Penyaluran tenaga ke roda menggunakan transmisi manual atau otomatis enam tingkat percepatan. Selain disuguhkan dalam versi sistem penggerak dua roda dan juga ada versi berpenggerak empat roda.

Babak belur di RI
Barangkali berbeda dengan di negara lainnya, penjualan Isuzu D-Max generasi yang ada saat ini, di Indonesia masih sepi dari minat pembeli. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) menunjukan, di rentang Januari – Juni atau semester satu tahun ini, Isuzu D-Max hanya laku 131 unit.

Padahal, di kurun waktu ini, penjualan total penjualan pikap segmen dimana D-Max berada mencapai 6.124 unit. Bahkan, D-Max juga jauh tertinggal dibanding para rival. Sebut sebagai contoh, penjualan Mitsubishi Triton yang sebanyak 4.600 unit, Toyota Hilux 2.400 unit, Nissan Navara 260 unit.

Data dari asosiasi industri kendaraan bermotor Indonesia itu juga mencatat, D-Max sudah tertinggal di tahun 2018. Saat itu Triton terjual 8.902 unit, Hilux 6.700-an.

Ilustrasi, pikap Isuzu D-Max yang juga ditujukan untuk sektor perkebunan dan pertambangan – dok.Motoris

Isuzu D-Max berada di urutan ketiga dengan total penjualan 528 unit. Tetapi penjualan sebanyak itu tercatat jeblok dibanding tahun 2017 yang masih sebanyak 1.291 unit. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This