Penjualan Ritel Menciut 5,6%, Ini Kata Toyota

Penjualan Ritel Menciut 5,6%, Ini Kata Toyota
Toyota Avanza saat diajak melibas genangan air di Toyota Driving Experience - dok.PT TAM

Jakarta, Motoris – Sepanjang September lalu PT Toyota Astra Motor membukukan penjualan ritel sebanyak 26.600 unit atau menciut 5,6% dibanding bulan sebelumnya yang masih sebanyak 28.200 unit. Namun, distribusi ke diler (wholesales) di bulan kesembilan itu tetap naik dari bulan sebelumnya.

Soal menyusutnya penjualan ritel ini, Marketing Director PT TAM Anton Jimmi Suwandy menyebutnya sebagai kondisi siklus musiman. Menurutnya, bulan September – seperti tahun-tahun sebelumnya – penjualan kendaraan di Tanah Air selalu menurun.

“Memang secara seasonality (musiman) September memang biasa lebih rendah dari Agustus. Kenapa selalu begitu, tentu faktornya juga bermacam, dan enggak bisa dipastikan. Tetapi selalu begitu. Artinya, kalau ditanya mengapa penjualan (ritel Toyota) turun, ya karena market memang turun. Market (secara) ritel (seluruh merek) juga turun dari 89.000-an unit di Agustus menjadi 82.000-an unit (di September,” papar Anton saat dihubungi Motoris, Selasa (15/10/2019) malam.

Penjualan ritel merupakan penjualan yang riil ke masyarakat. Sebab, penjualan ini merupakan penjualan langsung dari diler kepada konsumen atau pengguna kendaraan. Sementara, wholesales adalah penjualan dari pabrik ke diler atau bisa disebut sebagai distribusi ke diler.

Toyota Kijang Innova – dok.Motoris

Data internal TAM menunjukan, semua model-model andalan penjualan merek ini, penjualan ritelnya di September susut. Toyota Avanza misalnya, di bulan itu terjual sebanyak 6.500 unit. Padahal, di Agustus penjualannya masih sebanyak 6.900 unit.

Kemudian Toyota Rush dari 4.600 unit menjadi 4.200 unit, Innova dari 4.700 unit menjadi 4.200-an unit, dan Calya dari 4.700-an unit menjadi 4.200-an unit. Meski secara ritel menyusut, tapi penjualan ke diler (wholesales) Toyota di September masih menggelembung dibanding Agustus.

Tetap juara
Data internal TAM menunjukan, di bulan itu wholesales sebanyak 31.800 unit, naik cukup signifikan dibanding Agustus yang sebanyak 28.900 unit. Lebih dari itu, secara total ritel di rentang waktu Januari – September Toyota masih menjadi jawara penjualan di pasar otomotif nasional.

Pada kurun waktu ini ritel Toyota mencapai 239.600 unit. Avanza masih berkontribusi paling besar terhadap penjualan retail sebesar 57.400 unit. Kemudian disusul Rush yang sebanyak 42.200 unit, Kijang Inova 39.000 unit, dan Calya 40.600 unit.

Ilutrasi, Toyota New Calya, versi penyegaran dari LCGC Toyota Calya yang diluncurkan PT Toyota Astra Motor diyakini bakal memantik minat konsumen – dok.Motoris

Adapun wholesales di periode itu sebanyak 244.300 unit. Kontributor penjualan terbanyak adalah model yang sama dengan penjualan ritel, Avanza, Rush, Innova, dan Calya. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This