Impor Mobil Sport Naik, Nilainya Setengah Triliun Lebih

Impor Mobil Sport Naik, Nilainya Setengah Triliun Lebih
Ilustrasi, SUV Mitsubishi Pajero Sport - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut sepanjang September kemarin nilai impor Indonesia terhadap mobil jenis station wagon dan sport (SUV) meningkat US$14,28 juta atau sekitar Rp 201,35 miliar dibanding Agustus. Peningkatan tersebut setara dengan 0,63% .

“Sepanjang September terjadi kenaikan impor, karena meningkatnya permintaan terhadap beberapa komoditas. Penggunaan barang konsumsi meningkat. Beberapa jenis permintaan barang konsumsi yang diimpor itu antara lain daging kerbau beku, gula Kristal, dan juga (station wagon dan ) sport car,” papar Kepala BPS, Suhariyanto, di Jakarta, Selasa (15/10/2019) lalu.

Mobil berjenis station wagon dan mobil sport serbaguna (SUV) non 4WD  yang diimpor itu ada beberapa varian mesin. Pertama, dengan kode barang HS 87032367 bermesin diesel non 4WD dengan isi silinder 2.000 – 2.500 cc dengan nilai impor US$ 22,3 juta atau sekitar Rp 314,4 miliar.

Ilustrasi Lexus RX350 versi anyar – dok.Istimewa

Kedua,impor mobil dengan kode HS 87032366 yakni mobil bermesin diesel 1.800 – 2.000 cc non 4WD dengan nilai impor US$ 18,2 juta atau sekitar Rp 256,6 miliar. Nilai ini naik US$ 9,5 juta atau sekitar Rp 133,95 miliar dibanding impor bulan Agustus untuk untuk mobil dengan kode barang yang sama.

Dengan demikian, total impor mobil jenis itu di September mencapai US$ 40,5 juta atau sekitar Rp 571 miliar (kurs 1 dolar = Rp 14.100). Mobil-mobil yang diimpor tersebut merupakan mobil merek asal Jepang. Hanya, Suhariyanto tak menyebutkan rincian merek-merek yang diimpor.  (Yus/Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This