Januari – September, Penjualan Daihatsu Ayla Ternyata Menciut

Januari – September, Penjualan Daihatsu Ayla Ternyata Menciut
Ilustrasi, Daihatsu Ayla,salah satu model di segmen LCGC - dok.daihatsu-ayla.com

Jakarta, Motoris – Penjualan ritel mobil murah ramah lingkungan (LCGC) sepanjang sembilan bulan pertama atau dari Januari hingga September lalu tercatat sebanyak 160.532 unit atau mengkerut 2,5% dibanding periode sama tahun lalu. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang memasarkan dua varian LCGC – yakni Daihatsu Sigra dan Ayla – mengklaim penjualannya di kurun waktu itu meningkat 1,4%.

Data yang dilansir agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia itu menunjukan, di rentang waktu ini penjualan LCGC-nya sebanyak 54.257 unit. Sedangkan di tahun lalu terjual 53.497 unit.

Varian MPV tujuh penumpang yakni Daihatsu Sigra menjadi penopang penjualan LCGC Daihatsu. “Kami bersyukur, hingga kuartal 3 penjualan Sigra menunjukkan tren positif. Kami berharap New Astra Daihatsu Sigra yang baru diluncurkan pada September 2019 lalu, bisa mewujudkan impian masyarakat Indonesia untuk memiliki kendaraan keluarga yang handal,” tutur Marketing Director ADM, Amelia Tjandra, dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Ilustrasi, Daihatsu Ayla – dok.Istimewa

Secara gamblang disebu, penjualan Sigra di periode ini – secara kumulatif – menapak jumlah 37.241 unit atau naik 4,4% dibanding tahun 2018 lalu yang sebanyak 35.685 unit. Dan dengan sokongan penjualan Sigra pula, kontribusi Daihatsu di segmen pasar LCGC terdongkrak dari 19,3% menjadi 21,2% pada tahun ini.

Sebaliknya, kinerja penjualan Astra Daihatsu Ayla – LCGC hatchback dengan kapasitas lima orang – tak disebut secara khusus dan gamblang. Namun, data tabulasi penjualan yang disertakan PT ADM dalam keterangan terulis menguak kinerja penjualan mobil tersebut.

Ilustrasi, Daihatsu Sigra yang merupakan model yang terbanyak menyumbang penjualan Daihatsu Indonsia sepanjang Januari – September – dok.Motoris

Ternyata, di sembilan pertama itu penjualan ke diler Ayla susut 7,7% dibanding tahun lalu, yakni dari 20.104 unit menjadi 18.558 unit. Penjualan ritel, setali tiga uang. Penjualan dari diler ke konsumen ini menciut 4,5% yakni dari 17.812 unit menjadi 17.016 unit. (Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This