Penjualan Terus Merosot, BR-V Kesikut Glory 560

Penjualan Terus Merosot, BR-V Kesikut Glory 560
Honda BR-V versi facelift atau versi baru diluncurkan di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Penjualan Low SUV andalan PT Honda Prospect Motor (HPM) di sembilan pertama masih tertinggal jauh dibanding dua penguasa pasar, Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Bahkan tren penurunan terjadi kuartal ketiga atau bahkan sejak bulan terakhir kuartal kedua.

Data penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada bulan Juni, BR-V membukukan penjualan sebanyak 610 unit. Bulan berikutnya, susut menjadi 463 unit.

Penurunan kembali terjadi di Agustus, dimana penjualan yang terjadi hanya 403 unit. Pada September penurunan sangat dalam terjadi. Di bulan ini penjualan hanya 199 unit.

Tampilan dari sudut kiri belakang Honda BR-V versi baru – dok.Motoris

 

Kesikut DFSK Glory 560
Bahkan, penjualan Honda BR-V di bulan kesembilan itu “kesikut” SUV besutan merek asal Cina, DFSK Glory 560. Mobil sport serbaguna yang diluncurkan sejak Mei itu terjual 214 unit, atau lebih banyak 15 unit dibanding penjualan BR-V.

Total wholesales Honda BR-V di empat bulan itu sebanyak 1.675 unit. Adapun penjualan ritelnya, seperti diungkap data internal PT HPM yang dirilis, 10 Oktober lalu tercatat sebanyak 1.356 unit.

Penjualan Honda BR-V di rentang empat bulan atau Juni – September itu juga tertinggal jauh dibanding Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Data Gaikindo mengungkap, pada Juni wholesales Rush tercatat sebanyak 2.835 unit, Juli 6.136 unit, Agustus 6.353 unit, dan September 5.737.

SUV DFSK Glory 560 yang dibekali fitur baru bernama I-Talk dipamerkan di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Sehingga total empat bulan sebanyak 21.061 unit. Tentu, jumlah ini sangat jauh di atas penjualan ke diler yang dicatatkan Honda BR-V. Satu hal yang juga perlu dicatat lagi, tren penjualan dua Low SUV kembar itu terus naik. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This