Penjualan Ritel Tujuh Merek Ini Longsor di Oktober 2019

Penjualan Ritel Tujuh Merek Ini Longsor di Oktober 2019
Ilustrasi, Mitsubishi Xpander. Salah satu model andalan Mitsubishi Motors Indonesia - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil di Indonesia sepanjang Januari hingga Oktober kemarin masih melorot 11,7% dibanding rentang waktu yang sama tahun 2018. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada 10 bulan pertama tahun ini, penjualan tercatat sebanyak 849.600-an unit, sedangkan pada tahun lalu 962.800-an unit.

Data asosaisi industri itu juga menunjukan, penjualan kendaraan kendaraan dari diler secara langsung konsumen atau ritel pada Oktober tercatat lebih bagus dibanding bulan sebelumnya. Bahkan dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Selama bulan kesepuluh ini penjualan ritel sebanyak 88.725 unit atau menciut 5,2% dibanding Oktober 2018, yaitu  93.632 unit. Sementara, pada September, penjualan ritel yang dibukukan seluruh merek anggota Gaikindo sebanyak 82.614 unit, atau mengkerut 10,5% dibanding bulan yang sama tahun lalu yang sebanyak 92.355 unit.

Penurunan penjualan selama bulan Oktober ini dicatatkan oleh sejumlah merek. Namun penurunan yang terbesar atau longsor dicatatkan oleh tujuh merek.

Baca juga: Penjualan Mobil Grup Astra Masih Jeblok

Ilustrasi, Suzuki All New Ertiga – dok.Motoris

Ketujuh merek itu adalah, Mitsubishi yang longsor 20,9% yakni dari 16.894 unit di tahun lalu menjadi 13.363 unit di Oktober tahun ini. Hino dari 3.954 unit menjadi 3.049 unit (minus 22,9%).

Kemudian, Datsun yang ambrol dari 648 unit menjadi 553 unit (minus 14,7%), Mazda dari 435 unit menjadi 375 unit (minus 13,8%), serta Suzuki dari 9.766 unit menjadi 8.501 unit (minus 13,0%). Longsornya penjualan ritel terparah dicatatkan oleh Chevrolet yang mencapai 83,2% yakni dari 155 unit menjadi 26 unit, serta UD Trucks yang longsor hingga 56,3%, yakni dari 286 unit menjadi 125 unit.

“Tren penurunan masih terjadi sampai Oktober lalu, karena proyek-proyek infrsatruktur sudah mulai melandai banyak yang sudah selesai, dan ada juga yang kelanjutannya mulai dimulai, karena kan kabinet baru. Penyebab lainnya karena harga komoditas yang masih belum membaik,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Peserta Asyik Jualan, Gaikindo Ogah Sebut Nilai Transaksi di GIIAS

Ilustrasi, truk ringan Hino – dok.Motoris

Mantan Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia itu bahkan menyatakan, penjualan selama 10 bulan itu sudah mencapai 84,9% dari besaran target yang penjualan yang telah direvisi yaitu 1 juta unit. “Jadi kurang 150.390-an unit lagi, mudah-mudahan dalam dua bulan yang tersisa sekarang ini, kekurangan jumlah itu bisa tercapai,” ucap dia. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This