Sayonara Datsun Indonesia!

Sayonara Datsun Indonesia!
Ilustrasi, ragam varian Datsun yang dipasarkan Datsun Indonesia - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sayonara Datsun Indonesia! Merek pendamping Nissan di Indonesia itu bakal menghentikan aktivitas operasional pabriknya Januari 2020. Informasi ini diperoleh dari dua kolega Motoris yang berbeda bidang, sama-sama memberikan informasi yang serupa.

Kondisi bisnis Datsun yang penjualannya juga terus semakin ambles, memaksa Nissan Indonesia melepas Datsun dari bisnis otomotifnya di Indonesia.

“Informasinya seperti itu. Mulai Januari tahun depan. Alasannya, ini merupakan bagian dari strategi global Nissan yang tidak hanya dilakukan di Indonesia tetapi juga di negara lain yang penjualannya terus menurun. Itu saja yang bisa disampaikan,” tutur kolega Motoris di Kementerian Perindustrian, saat dikonfirmasi soal kabar bakal dihentikannya produksi Datsun di Indonesia, Kamis (21/11/2019) petang.

Sumber lain yang merupakan vendor Datsun Indonesia, mengatakan, di Jakarta, Rabu (20/11/2019), seluruh perusahaan mitra pemasok dikumpulkan disampaikan informasi ini. Menurut kolega Motoris ini, Plant II PT Nissan Motor Indonesia (NMI) yang memproduksi Datsun Go dan Go+ akan berhenti beroperasi Januari 2020.

“Tahun depan Datsun hanya akan jualan mobil sisa stok saja. Setelah itu selesai. Goodbye Datsun!,” kata sang kolega.

Baca juga: Poles Kinerja, Nissan Bakal Pangkas Datsun

Ilustrasi, All New Datsun GO-Live Special Version – dok.Motoris

Faktanya, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada tahun pertama kehadirannya kembali di Indonesia pada tahun 2014, penjualan ke diler (wholesales) Datsun, tercatat sebanyak 20.520 unit. Bahkan, tahun berikutnya menanjak hingga menapak jumlah 29.358 unit.

Namun, tren penurunan mulai terjadi di tahun 2016. Saat itu, wholesales Datsun susut menjadi 25.483 unit. Bahkan, di tahun berikutnya hanya terdistribusi sebanyak 10.484 unit.

Menciutnya wholesales masih terjadi pada tahun 2018, yakni menjadi 10.433 unit. Sedangkan di tahun 2019, di rentang Januari hingga Juni atau semester pertama, penjualan LCGC ini hanya 3.844 unit atau anjlok 50% dibanding semester pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.621 unit.

Datsun Cross
Dua model Datsun yang masuk dalam pasar mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yakni Datsun GO dan GO+ penjualannya ke diler sepanjang Januari – September jauh tertinggal dibanding para pesaing. Datsun Go terjual hanya 2.344 unit, dan Datsun Go+ cuma1.213 unit.

Baca juga: Pengungkap Skandal Keuangan Ghosn di Nissan “Diteror”

Datsun Cross – dok.Istimewa

Sedangkan saudaranya yang tak masuk lagi ke kelompok LCGC, yakni Datsun Cross, sejak Juli hingga September lalu sudah tidak mencatatkan laporan penjualan hingga. Sehingga, di rentang Januari hingga September, total jenderal penjualan ke diler (wholesales) yang dibukukan hanya 1.862 unit.

Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani yang dikonfirmasi Motoris terkait kabar tersebut, Kamis (21/11/2019) malam tidak mengiyakan maupun tidak membantahnya.

“Soal pertanyaan itu, kami tidak berkomentar ya Mas. Saya ingin menyampaikan bahwa Nissan tetap berkomitmen terhadap pasar dan konsumen di Indonesia. Itu saja, tanggapan dari kami mengenai hal tersebut,” papar Hana. (Ara/Sna)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This