Rontok di Indonesia dan Rusia, Datsun Menolak Mati di India

Rontok di Indonesia dan Rusia, Datsun Menolak Mati di India
Datsun Redi GO di India - dok.The National

New Delhi, Motoris – Datsun yang dihidupkan kembali pada pertengahan 2013 oleh Chief Executive Officer  (CEO) Nissan Motor Company – kala itu Carlos Ghosn – setelah 30 tahun mati, dengan tujuan memacu penjualan Nissan dengan strategi harga yang murah. Tiga negara dengan pertumbuhan ekonomi yang berkembang yakni India, Rusia, dan Indonesia menjadi target utama.

Setelah sekitar enam tahun malang melintang di pasar tiga negara itu, ternyata pencapaian penjualan jauh dari target yang diharapkan. Data penjualan Morgan Stanley Auto Databook dan Marklines, Selasa (31/12/2019) menunjukan, sepanjang tahun 2019, penjualan Datsun (yang di Rusia diproduksi AvtoVaz) hanya 9.000-an unit atau ambrol hingga 60% lebih dibanding tahun 2018 yang masih sebanyak 20.000 unit.

Padahal, penjualan di tahun 2018 itu juga sudah ambles dibanding tahun 2017 yang sebanyak 22.000-an unit. Jebloknya penjualan, ternyata tak hanya terjadi di Rusia, tetapi juga Indonesia.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada tahun pertama kehadirannya kembali di Indonesia pada tahun 2014, penjualan ke diler (wholesales) Datsun, tercatat sebanyak 20.520 unit. Tahun berikutnya memang sempat menanjak, sehingga penjualannya mencapai 29.358 unit.

Ilustrasi, ragam varian Datsun yang dipasarkan Datsun Indonesia – dok.Istimewa

Namun, tren penurunan mulai terjadi di tahun 2016. Saat itu, wholesales Datsun susut menjadi 25.483 unit. Bahkan, di tahun berikutnya hanya terdistribusi sebanyak 10.484 unit.

Sementara, selama tahun 2018 penjualan hanya sebanyak 10.433 unit. Adapun di tahun 2019 – di rentang waktu Januari hingga September  – jauh tertinggal dibanding para pesaing. Datsun GO hanya terjual 2.344 unit, dan Datsun Go+ cuma 1.213 unit.

“Datsun telah memberitahu ke kami di Kementerin Perindustrian, mulai tahun 2020 menghentikn produksi Datsun di pabriknya sekaligus menghentikan penjualan di Indonesia. Kebijakan ini dikatakan sebagai bagian dari penyusunan strategi bisnis global Nissan. Dan kami nilai, itu sebagai sesuatu yang wajar bagi sebuah industri, siapa saja dan dimana saja,” tutur utur Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (ILMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, saat ditemui sebelum peresmian fasilitas quick charging mobil listrik milik Mitsubishi Motors Indonesia, di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Ilustrasi, All New Datsun GO-Live Special Version – dok.Motoris

Bertahan di India
Seperti dilaporkan Nikkei, Kamis (5/12/2019), CEO Nissan Motor Company Makoto Uchida menegaskan, Nissan bakal menghentikan produksi sejumlah model di negara-negara yang dinilai penjualannya tidak memenuhi harapan. Hal itu dilakukan, demi efisiensi operasi perusahaan.

Penghentian produksi akan dilakukan di Rusia dan Indonesia. Sedangkan di India masih akan dipertahankan. Meski sejatinya penjualan Datsun di negeri itu juga tak bagus-bagus amat, atau bahkan masih jauh teringgal para pesaing.

Data asosiasi industri otomotof India yang dilansir laman Autoportal, Selasa (31/12/2019) menunjukan, sepanjang Januari – November 2019, Datsun GO hanya terjual 2.696 unit, Datsun GO Redi sebanyak 9.904 unit.

Jumlah ini, sangat jauh dibanding pesaingnya yakni Maruti Suzuki Alto yang sebanyak 134.352 unit. Begitu pula dengan Maruti Suzuki Alto K10, yang terjual sebanyak 157.715 unit.

Sosok Datsun Magnite yang akan diluncurkan di India, Februari 2020 – dok.India Car News

“Produknya memang cukup bagus, tetpi tantangan persaingan yang harus dihadapinya juga cukup berat,” kata pengamat otomotif India, Deepesh Rathore, kepada AFP.

Meski penjualannya babak belur, tetapi Nissan di negara berjuluk Negeri Sari itu sepertinya tak ingin punah ditelan keadaan. Dia mencoba melawan gempuran persaingan.

Terbukti, seperti dikabarkan laman Rushlane, Selasa (31/12/2019) lalu, pada tahun 2020 ini, Datsun bakal meluncurkan SUV kompak bernama Datsun Magnite. Bahkan sosok Datsun Magnite telah bocor di dunia maya.

Kabarnya, Nissan India bakal meluncurkannya di hajatan Auto Expo 2020 pada Februari mendatang. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This