Makin Rontok, Peran Daihatsu Xenia Digantikan Sigra

Makin Rontok, Peran Daihatsu Xenia Digantikan Sigra
Ilustrasi, Daihatsu Xenia di GIIAS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim telah menjual mobil kepada konsumen (ritel) sebanyak 177.558 unit. Sepanjang tahun itu, andalan penjualan bukan lagi Low MPV Daihatsu Xenia, melainkan mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Daihatsu Sigra.

Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, di Jakarta, Kamis (9/1/2020) menyebut, sepanjang tahun itu, kontribusi penjualan Daihatsu Sigra mencapai 29%. Sedangkan Daihatsu Xenia, hanya 16%.

Kinerja Xenia memang tak semoncer saudara kembarnya, Toyota Avanza. Data internal PT Toyota Astra Motor (TAM) yang diperoleh Kamis (9/1/2020) menunjukan, penjualan Avanza dari pabrik ke diler sepanjang tahun 2019 sebanyak 86.300-an unit. Sedangkan penjualan ke konsumen atau ritelnya sebanyak 81.900-an unit.

Jomplangnya penjualan Daihatsu Xenia dibanding Toyota Avanza sejatinya sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2018 misalnya, data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, penjualan ke diler (wholesales) Daihatsu Xenia saat itu hanya 29.521 unit.

Ilustrasi, Daihatsu Xenia – dok.Motoris

Penjualan tersebut ambrol 21% dibanding wholesales tahun 2017 yang masih sebanyak 38.535 unit atau 21% dari total penjualan. Sedangkan kontribusi wholesales Xenia tehadap total penjualan hanya15%, sehingga juga saat ini hanya 16%, artinya perannya juga semakin ambyar.

Sepanjang tahun 2018, wholesales Low MPV andalan PT ADM itu hanya berada di urutan keempat. Dia jauh tertinggal dengan Toyota Avanza yang terjual 82.167 unit.

Bahkan berada di belakang Mitsubishi Xpander yang terjual 75.075 unit. Xenia juga tertinggal cukup dengan Suzuki Ertiga yang laku 32.592 unit.

Ilustrasi, mobil murah New Astra Daihatsu Sigra kini menjadi andalan baru Daihatsu Indonesia menggantikan peran Xenia – dok.ADM

Makin rontok
Tak hanya di wholesales, penjualan ritel Daihatsu Xenia juga ambrol, yakni dari 36.948 unit pad tahun 2017 menjadi 30.418 unit pada tahun 2018. Alhasil, kontribusi terhadap penjualan juga menyusut dari 21% pada tahun 2017 menjadi 15% di tahun 2018.

Soal terus ambrolnya penjualan Daihatsu Xenia ini, Hendrayadi Lastiyoso berdalih karena PT ADM lebih memprioritaskan produksi mode untuk tujuan ekspor. Alasan ini persis seperti diungkapkan Marketing Director PT ADM, Amelia Tanjdra, sebelumnya.

“Xenia itu sebenarnya masalah kapasitas produksi di pabrik Sunter, karena sangat terbatas. Kami tidak bisa memproduksi karena permintaan lebih besar. Karena lebih prioritas untuk ekspor, kemudian kami prioritas juga untuk model lain. Sehingga Xenia menjadi prioritas yang lebih rendah,” kata Amelia beralibi di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Ilustrasi, Daihatsu Xenia – dok.Motoris

Penjualan ritel mobil Daihatsu yang dibukukan PT ADM sepanjang tahun 2019 kemarin –  yang sebanyak 177.558 unit – juga ambles dibanding tahun 2018 lalu. Data Gaikindo menunjukan di tahun 2018 penjualan ritel merek ini masih sebanyak 200.178 unit.

Di tahun 2018 itu, Daihatsu Sigra juga sudah tampil sebagai tulang punggung penjualan Daihatsu Indonesia menggantikan Daihatsu Xenia. Saat itu, mobil murah ini terjual (ritel) sebanyak 50.682 unit atau 25% dari total penjualan. (Mus/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This