Unggul di Medium, Hino Ditekuk Fuso di Pasar Truk Ringan

Unggul di Medium, Hino Ditekuk Fuso di Pasar Truk Ringan
Truk ringan Hino New Dutro - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2019 kemarin pasar kendaraan komersial menyusut 18,26% dibanding tahun sebelumnya, karena total penjualan kendaraan jenis ini turun dari 115.000 unit menjadi 94.000 unit. Dua merek pemain utama di segmen ini – yakni Mitsubishi Fuso dan Hino – bersaing ketat.

Data internal masing-masing pabrikan yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada tahun lalu, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) melego 31.471 unit kendaraan komersial. Dari jumlah ini, 17.004 unit di antaranya, merupakan Hino Ranger.

Truk medium ini diklaim mampu merebut 62% pangsa pasar di segmennya. Artinya, dengan pencapaian penjualan itu pula, Hino mampu mengguli Mitsubishi Fuso.

“Pada kondisi market yang menurun, Hino tetap berhasil membukukan prestasi dan mempertahankan posisi sebagai market leader medium duty trucks selama 20 tahun terakhir ini,” ungkap Direktur Penjualan dan Promosi PT HMSI, Santiko Wardoyo dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Ilustrasi, salah satu Dump Truck Hino – dok.HMSI

Sementara itu, seperti diakui oleh Head of PR & CSR PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Dony Hermawan, penjualan truk Fuso dan Fighter di kelas medium duty truck (MDT) dan heavy duty truck (HDT) yang dibukukan PT KTB di tahun 2019 itu hanya sebanyak 5,161 unit.

Keduanya meraup pangsa pasar 23.4%. Namun, pangsa pasar yang digenggam ini tercatat meningkat dibanding tahun 2018 yang hanya sebesar 19.2%.

Kalah telak
Namun, di pasar truk ringan, Hino harus mengakui kedigyaan truk Mitsubishi yang dijajakan PT KTB dalam hal penjualan. Truk Mitsubishi Colt Diesel secara telak menekuk truk ringan Hino Dutro. Harus diakui Hino kalah telak.

“Model yang menjadi best selling (terlaris di Mitsubishi) adalah Colt Diesel. Ini yang paong banyak menyerap sektor logistik,” kata Dony saat dihubungi Motoris, Kamis (23/1/2020).

Penjualannya mencapai 36.575 unit, sehingga mencengkeram 55,4% pangsa pasar. Sementara, Hino Dutro hanya terjual 14.299 unit, dengan pangsa pasar 22%.

“Hino Dutro sangat sukses, dan semakin dipercaya oleh konsumen dengan market share yang meningkat dan tumbuh dari 20% menjadi 22%,” ucap Santiko.

Ilustrasi, truk ringan Mitsubishi Colt Diesel – dok.Istimewa

Tetapi yang pasti, dengan kinerja seperti itu PT KTB membukukan penjualan ritel kendaraan komersial Mitsubishi di tahun 2019 sebanyak 41,736 unit. “Cenderung menurun 18,4% jika dibandingkan performa tahun sebelumnya 51,132 unit. Meski begitu Mitsubishi Fuso tetap mendominasi dengan pangsa pasar 44.2%,” ujar Dony.

Adapun PT HMSI menjual sebanyak 31.471 unit. Angka ini turun dibanding penjualan tahun 2018 yang sebanyak 40.000-an unit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This