Penjualan Honda BR-V Masih Terlibas Toyota Rush

Penjualan Honda BR-V Masih Terlibas Toyota Rush
Tampilan dari sudut kiri belakang Honda BR-V versi baru atau versi facelift- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski tampilan telah dipoles alias dilakukan facelift pada April 2019 lalu, namun penjualan Honda BR-V masih tertinggal jauh dengan Low SUV andalan Toyota Indonesia, Toyota Rush. Bahkan, bisa dibilang crossover berbasis Honda Mobilio itu masih saja terlibas oleh Rush.

Data yang dikompilasi oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di sepanjang tahun 2019 kemarin Honda BR-V hanya membukukan penjualan sebanyak 4.071 unit. Jumlah ini terpaut jauh dengan penjualan Toyota Rush yang sebanyak 61.659 unit dan Daihatsu Terios yang sebanyak Daihatsu Terios 22.960 unit.

Tapi bukan hanya di tahun 2019 penjualan Honda BR-V terlibas oleh Toyota Rush, juga di tahun-tahun sebelumnya. Lagi-lagi, data Gaikindo membuktikan hal itu. Tahun 2018 misalnya, mobil andalan PT Honda Prospect Motor itu laku 9.143 unit, sementara Toyota Rush terjual sebanyak 53.145 unit.

Dengan unit yang terlego sebanyak itu,  penjualan SUV jagoan PT Toyota Astra Motor (TAM) ini melejit 165,2% dibanding tahun 2018 yang masih laku 20.039 unit. Soal naiknya penjualan itu,  Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy menyebut karena dipicu beberapa faktor.

Tampilan belakang Honda BR-V versi baru – dok.Motoris

Selain segmen pasar SUV yang volumenya semakin tumbuh, juga karena faktor kebaruan. “Sebab, di tahun 2018 lalu kan memang kita luncurkan versi all new. Karena faktor kebaruan itu telah menjadi penyebab naiknya minat customer,” tutur dia saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Hanya, sepertinya “hukum” kebaruan yang berkorelasi positif terhadap minat pembelian tak berlaku untuk Honda BR-V. Buktinya, meski di bulan April 2019 versi facelift-nya diluncurkan, ternyata penjualan malah ambrol.

Ilustrasi, Toyota All New Rush – dok.Motoris

Tren longsor
Ambrolnya penjualan Honda BR-V tak hanya terjadi di dua tahun terakhir saja. Data yang dihimpun Gaikindo menunjukan tren longsornya pejualan mobil itu sudah terjadi pada tahun 2016 ke 2017.

Jika di tahun 2016 masih sebanyak 38.666 unit, pada tahun 2017 hanya 21.392 unit. Meski, sejatinya penjualan Honda BR-V di tahun itu sempat menjegal penjualan Toyota Rush. Karena saat itu, mobil Toyota itu hanya laku 20.039 unit.

Tetapi, Anton Jimmi Suwandy memiliki alasan tersendiri soal ambrolnya penjualan di tahun 2017 ini, yakni penjualan ke diler memang sengaja direm demi menghabiskan stok produk yang ada. Sebab versi anyar bertitel all new siap digelontorkan.

Ilustrasi, Honda BR-V versi facelift atau versi baru diluncurkan di IIMS 2019 – dok.Motoris

. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This