Suzuki XL7 Melenggang, Honda BR-V Bisa Makin Meriang

Suzuki XL7 Melenggang, Honda BR-V Bisa Makin Meriang
Tampilan dari sudut kiri belakang Honda BR-V versi baru atau versi facelift- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kabar tentang rencana peluncuran crossover Suzuki XL7 yang disebut-sebut bakal dilakukan pada 15 Februari telah ditanggapi PT Honda Prospect Motor (HPM) yang selama ini juga bermain di segmen Low SUV dengan menyodorkan Honda BR-V. Maklum, penjualan mobil yang berbasis Honda Mobilio itu penjualannya juga masih tertinggal jauh pesaing.

Terlebih, informasi yang berembus menyebut PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) bakal menempatkan XL7 itu di segmen Low SUV, segmen yang sealama ini juga dihuni Honda BR-V. Bussiness Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy saat dtemui di sela peluncuran di Jakarta, Kamis (6/2/2020), mengaku pihaknya selalu melakukan monitoring setiap model baru – terutama dari merek lain – yang diluncurkan.

“Tentunya, kita akan melihat dulu produknya seperti apa? Kebutuhan dari pasar dan konsumen seperti apa. Nanti dlihat saja apa yang akan kami keluarkan. Tetapi, jangan diartikan (dalam merespon kondisi yang ada) kami akan meluncurkan sebuah produk. Karena strateginya bisa bermacam-macam. Menyegarkan produk, kualitas penjualan, layanan purnajual, dan program penjualan yang menarik lainnya,” papar dia.

Suzuki atau Maruti XL6 saat diluncurkan di India bakal meluncur di Indonesia 15 Februari 2020 dengan nama XL7- dok.Cardekho

Tetapi, bisa dipastikan iklim persaingan di segmen Low SUV bakal kian memanas. Dan jika Suzuki berhasil meramu strategi yang tokcer, Honda BR-V bakal semakin meriang.

Fakta berbicara. Di segmen Low SUV hingga kini model andalan Honda Indonesia ini belum mampu banyak bicara. Penjualannya bahkan dari tahun ke tahun terus ambles. Meski setelah digelontorkan versi penyegaran pada April 2019 lalu.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2019 kemarin Honda BR-V hanya membukukan penjualan sebanyak 4.071 unit. Jumlah ini terpaut jauh dengan penjualan Toyota Rush yang sebanyak 61.659 unit, atau dengan kembaran Toyota Rush, yakni Daihatsu Terios yang sebanyak Daihatsu Terios 22.960 unit.

Tampilan belakang Honda BR-V versi baru – dok.Motoris

Bertahun tertinggal
Ketertinggalan ini bahkan sudah terjadi pada tahun-tahun sebelunya. Lagi-lagi data Gaikindo berbicara, pada tahun 2018 Honda BR-V hanya laku 9.143 unit. Sangat jauh tertinggal oleh Toyota Rush yang terjual sebanyak 53.145 unit.

Di tahun 2017 Honda BR-V sempat mengungguli penjualan Toyota Rush. Kala itu, dia terjual sebanyak 21.392 unit dan Toyota Rush hanya laku terjual 20.39 unit.

Tetapi, seperti yang diakui oleh Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy yang beberapa lalu dihubungi Motoris, amblesnya penjualan Toyota Rush saat itu karena PT TAM sengaja menyetop stok dan menghabiskan stok yang ada. “Ini dikarenakan persiapan peluncurkan versi baru. All New Rush. Jadi, di tahun 2017 menghabiskan stok yang ada,” ujar dia.

Ilustrasi, Toyota All New Rush – dok.Motoris

Sementara, penjualan Honda BR-V tahun 2017 yang sebanyak itu, ternyata ambrol dibanding penjualan tahun 2016 yang sebanyak 38.666 unit. Sekadar catatan, mobil ini di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 20 Agustus 2015 dan mulai dipasarkan 23 Januari 2016.

Sebagai pendatang baru, Honda BR-V menutup tahun 2016 itu dengan gemilang karena berhasil melibas Toyota Rush. Sebab, Low SUV andalan Toyota itu hanya laku 24.371 unit. (Fat/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS