Januari, Penjualan Mobil Grup Astra Susut 4,53%

Januari, Penjualan Mobil Grup Astra Susut 4,53%
Ilustrasi, Daihatsu Xenia kini tak lagi menjadi penyumbang penjualan terbesar Daihatsu Indonesia- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Penjualan kendaraan roda empat ke diler (wholesales) sepanjang bulan Januari lalu tercatat sebesar 79.983 unit atau menurun 2,44% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Penurunan ini juga dicatatkan oleh merek-merek yang bernaung di bawah bendera Grup Astra yang menciut 4,53%.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di sepanjang Januari itu wholesales kendaraan bermotor seluruh mereka di Grup Astra – yang meliputi Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan Peugeot – sebanyak 40.289 unit. Padahal, di tahun 2019 lalu masih sebanyak 42.202 unit.

Toyota di bulan pertama tahun 2020 itu hanya membukukan wholesales sebanyak 24.151 unit. Padahal di bulan yang sama tahun lalu wholesales masih sebanyak 25.090 unit.

Sementara, penjualan ke diler mobil Daihatsu di bulan yang sama tahun ini tercatat sebanyak 14.173 unit. Jumlah ini juga ambles dibanding Januari 2019 yang mencapai 14.769 unit.

Toyota All New Kijang Innova, – dok.Motoris

Soal susutnya penjualan Toyota di awal tahun ini, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengatakan ada dua hal yang menyebabkannya. Pertama, karena faktor banjir yang merendam kawasan Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – dan Bekasi (Jabodetabek) serta beberapa wilayah sekitarnya di hari-hari pertama Januari, telah menyebabkan aktivitas pengiriman unit ke diler juga terganggu. Begitu pun dengan kegiatan bisnis di beberapa diler.

Kedua karena faktor siklus pembelian kendaraan yang di setiap Januari menurun. “Siklus Januari memang menurun dibanding Desember ya. Karena banyak pembelian (yang dilakukan konsumen) terjadi di bulan Desember. Jadi ini secara seasonality,” ungkap Anton saat dihubungi Motoris, Selasa (18/2/2020).

Dalam kondisi seperti ini, lanjut Anton, Toyota atau PT TAM menyesuaikan dengan kondisi stok kendaraan yang ada di diler. Jika, di diler stok produk masih cukup – karena ada dua faktor tersebut – maka distribusi juga akan disesuaikan.

Ilustrasi, Daihatsu Sirion. Model citycar yang dipasarkan Daihatsu di Indonesia – dok.Istimewa

Merek non Astra
Penurunan juga dialami oleh merek-merek non Astra. Sekadar catatan, merek yang berada di luar naungan Grup Astra antara lain Suzuki, Mitsubishi, Honda, Wuling, BMW, DFSK, dan lainnya.

Data menunjukan, sepanjang Januari lalu total penjualan ke diler merek di di luar Astra sebanyak 39.694 unit. Jumlah ini kempis tipis sebesar 0,23% dibanding penjualan Januari 2019 yang sebanyak 39.786 unit.

“Iya, (total penjualan seluruh merek) turun sekitar 2,4 – 2,5%. Penjualan di awal tahun biasanya memang menurun. Itu biasanya ya, seperti siklus. Tetapi, memang bukan berarti semua merek turun ya. Kalau kita lihat ada beberapa brand yang naik, dan ada yang turun. Apalagi, di awal tahun kan juga ada bencana banjir. Ini juga ikut berpengaruh,” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Ilustrasi, All New Brio Satya, LCGC Honda – dok.Motoris

Faktanya, penjualan Honda pada bulan itu tercatat naik. Jika di sepanjang Januari 2019 masih sebanyak 10.064 unit di Januari 2019 kini di Januari lalu menjadi 12.777 unit. Tren kenaikan juga dicatatkan oleh Suzuki, yakni dari 8.271 unit pada Januari 2019 menjadi 10.512 unit di tahun ini. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This