Penjualan Masih Ketinggalan, DFSK Mau Nambah SUV Baru

Penjualan Masih Ketinggalan, DFSK Mau Nambah SUV Baru
SUV DFSK Glory 560 yang dibekali fitur baru bernama I-Talk dipamerkan di GIIAS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Setelah sempat diperkenalkan di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, pada Agustus tahun itu, kini SUV Glory i-Talk rencananya diluncurkan seara resmi di Tanah Air oleh PT Sokonindo Automobile pada April nanti. Agen pemegang merek Dongfeng Sokon (DFSK) itu mengaku membutuhkan waktu untuk penyesuaian produk setelah mendapatkan masukan dari masyarakat.

“Iya betul (diluncurkan April 2020). Glory i-Auto bukan facelift Glory 580, dan bukan varian tertinggi (dari) Glory 580. i-Auto (merupakan) new model (di jajaran) produk DFSK,” ungkap Public Relation Digital Manager & Marketing PT Sokonindo Automobile, Arviane D.Bahar saat dihubungi Motoris melalui aplikasi pesan elektronik, di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Dia menyebut, SUV yang sempat dibawa ke hajatan GIIAS 2019 itu mendapatkan ubahan sebanyak kurang lebih 50 item. “Hal ini dilakukan dari berbagai masukan (masyarakat) konsumen dan publik. Sehingga membutuhkan waktu untuk adjustment-nya,” terang Ane.

Hanya, soal harga, Ane masih merahasiakannya. Meski begitu dia tak menampik pernyataan yang menyebut tren pasar SUV di Tanah Air yang terus bertumbuh, sehingga DSFK di Indonesia menambah produk baru.

SUV Glory 580 di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Lantas bagaimana dengan penjualan SUV yang dijajakan DFSK di Indonesia selama ini, yakni Glory 580 dan 560?. Fakta empiris menunjukan, penjualan keduanya memang terus menggeliat, namun harus jujur diakui secara volume masih jauh dibanding para pesaing.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2018 penjualan DFSK Glory 580 tercatat sebanyak 447 unit. Maklum, saat itu SUV ini baru diluncurkan.

Namun, ternyata setelah setahun, penjualannya masih belum beranjak jauh dari semula. Data Gaikindo mencatat, di tahun 2019 lalu, Glory 580 hanya terjual ke diler (wholesales) sebanyak 543 unit, alias masih tertinggal.

SUV Glory 580 di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Tertinggal para pesaing
Tak usah jauh-jauh membandingkannya dengan SUV merek asal Jepang, cukup dengan SUV sekelas dan sesama asal, dari  Cina yakni Wuling Almaz yang resmi mengaspal di Tanah Air pada Februari 2019. Ternyata Glory 580 masih jauh tertinggal, karena sepajang tahun 2019 itu, Wuling Almaz terjual ke diler sebanyak 9.743 unit.

Kondisi Glory 560 setali tiga uang. Meski, secara internal membukukan lompatan penjualan yang signfikan, tetapi dilihat secara umum di pasar Low SUV, masih menghadapi kondisi ketertinggalan.

Masih menurut data yang dihimpun Gaikindo, sepanjang tahun 2019 penjualan Glory 560 ke diler tercatat sebanyak 1.267 unit. Sedangkan penjualan pesaingnya – Toyota Rush –  saat itu menapak angka 61.659 unit, Daihatsu Terios 22.960 unit, dan Honda BR-V laku 4.071 unit.

SUV Wuling Almaz – dok.Motoris

Adapun di awal tahun ini – yakni di bulan Januari – data asosiasi industri kendaraan bermotor Indonesia itu mencatat, penjualan DFSK Glory 560 ke diler hanya sebanyak 72 unit. Padahal, di bulan yang sama, Rush sudah laku 4.499 unit, Daihatsu Terios terjual 1.387 unit dan Honda BR-V laku sebanyak 302 unit.

“Faktor brand image masih menjadi prioritas di masyarakat kita. Artinya, ketiga ada dua barang yang sama, dengan harga yang sama atau lebih mahal tetapi tidak terpaut jauh, orang akan lebih melirik brand yang telah dikenal masyarakat, karena akan merasa lebih mantap. Brand bagi masyarakat bukan sekadar nama, bukan cuma kualitas produk dan tampilannya semata, tetapi juga layanan purna jual. Dan satu hal lagi, harga jual kembalinya tetap tinggi,” ungkap kolega Motoris di Gaikindo saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2019).

Dia pun memberi contoh Low SUV Suzuki XL7 yang baru diluncurkan 15 Februari lalu, dan diklaim telah terpesan (secara ritel) sebanyak 2.001 unit. “Ini contoh dari kuatnya brand image tadi,” ucap dia.

Suzuki XL7 resmi meluncur di Indonesia – dok.Motoris

Sebelumnya, dalam siaran persnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rabu (11/3/2020) mengklaim, hingga 9 Maret 2020, atau 23 hari sejak diluncurkan, Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) XL7 sudah mencapai 2.001 unit, lebih tinggi dari target awal 2.000 unit per bulan.

“Suzuki XL7 mendapat respons positif dari pelanggan di seluruh Indonesia. Di bulan Februari, kami berhasil membukukan pemesanan sebanyak 1.395 unit dan bulan Maret –hingga tanggal 9 – sudah mencapai 606 unit,” kata 4W Marketing Director PT SIS, Dony Saputra. (Mus/Fat/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS