Di Non Astra, Penjualan Mitsubishi Masih Keok oleh Honda

Di Non Astra, Penjualan Mitsubishi Masih Keok oleh Honda
Ilustrasi, LCGC Honda Brio Satya - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang dua bulan pertama tahun ini atau dari Januari hingga Februari penjualan mobil di Indonesia masih diwarnai tren penyusutan. Jika di Januari masih sebanyak 80.424 unit (turun dibanding Januari 2019 yang sebanyak 81.988 unit), pada Februari kembali ambles 2,7% dari 81.809 unit pada Februari tahun lalu menjadi 79.573  unit tahun ini.

Dari total penjualan ke diler (wholesales) selama dua bulan ( Januari dan Februari) itu, 52% dibukukan oleh merek-merek yang bernaung di bawah Grup Astra, yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, dan UD Trucks. Totalnya 83.784 unit, susut tipis 0,1% dibanding dua bulan pertama tahun 2019 yang masih sebanyak 83.876 unit.

Satu catatan menarik dari data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) itu adalah, penjualan di merek-merek di luar Grup Astra. Terlihat, di rentang dua bulan itu, merek Honda masih “mengasapi” penjualan Mitsubishi yang  di bulan atau tahun sebelumnya selalu bertengger di urutan pertama daftar penjualan di luar merek kelompok Astra.

Data menunjukan, Honda membukukan penjualan sebanyak Honda 24.150 unit. Sedangkan di periode sama, Mitsubishi menjual sebanyak 23.198 unit.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander – dok.Motoris

Setelah itu ada Suzuki yang melego sebanyak 19.125 unit kendaraan. Dia disusul Nissan yang berhasil menjual sebanyak 1.430 unit. Sedangkan 8.130 unit lainnya dibukukan oleh merek-merek lain.

Pertarungan sengit antara Honda dengan Mitsubishi dalam merebut possi wahid di luar kelompok Astra sudah terjadi sejak Januari. Pada bulan pertama itu, Honda menemati posisi itu dengan total penjualan sebanyak 12.777 unit.

Penjualan Honda di bulan itu naik cukup signifikan dibanding penjualan Januari 2019 yang masih sebanyak 10.064 unit. Dengan penjualan sebanyak itu pula Honda berhasil “mengasapi” Mitsubishi yang baru menjual 12.295 unit.

Penjualan merek berlambang tiga berlian itu merosot tajam dibanding penjualan Januari 2019 yang masih sebanyak 16.383 unit. Posisi Mitsubishi yang tersisih oleh Honda itu tak berubah di bulan Februari.

Lagi-lagi data yang dihimpun Gaikindo menunjukan, di bulan kedua Honda terjual 11.373 unit. Sedangkan, Mitsubhisi tetap di belakangnya dengan penjualan sebanyak 10.903 unit. Meski penjualannya keduanya ambles dibanding Januari, masing-masing 10,9% dan 11,3%.

Ilustrasi, Mitsubishi Pajero Sport – dok.Motoris

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi Motoris via aplikasi pesan elektronik, Rabu (18/3/2020) mengatakan, lembeknya total penjualan di dua bulan ini terjadi karena efek pertumbuhan ekonomi nasional yang melemah akibat dampak wabah virus corona yang menggelobal.

“Ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang melemah terdampak wabah corona. Sehingga penjualan kendaraan bermotor juga turun. Penjualan kendaraan berkorelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi. Mudah-mudahan, corona cepat teratas, dan ekonomi kita pulih sejalan dengan membaiknya kondisi global,” kata dia.

Meski begitu, Jongkie memastikan hingga kini belum ada rencana untuk merevisi target penjualan mobil secara nasional. “Belum ada rencana revisi. Masih banyak waktu, kan tahun 2020 baru berjalan dua bulan setengah. Kita masih optimis kondisi akan membaik,” tandas dia. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This