Unggul di Wholesales, Mitsubishi Ditekuk Suzuki di Ritel Kuartal I

Unggul di Wholesales, Mitsubishi Ditekuk Suzuki di Ritel Kuartal I
Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Cross - dok. Motoris

Jakarta, Motoris – Merek Toyota masih “menguasai” pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia sepanjang kuartal pertama atau dari Januari hingga Maret kemarin. Baik dalam penjualan ke diler (wholesales) maupun penjualan ke konsumen (ritel) merek asal Jepang itu masih mencengkeram 30% lebih pangsa pasar.

Toyota juga berada di urutan pertama dalam data merek terlaris sepanjang Januari – Maret itu. Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di tiga bulan pertama tersebut wholesales Toyota tercatat sebanyak 75.363 uit atau 31,8% dari total wholesales seluruh merek yang sebanyak 236.825 unit.

Sedangkan penjualan ritelnya sebanyak 66.599 unit atau 30,4 % dari total wholesales seluruh merek yang sebanyak 219.361 unit. Data juga menunjukan Daihatsu berada di urutan kedua dengan wholesales sebanyak 48.113 unit dan ritel 39.186 unit. Merek itu dibuntuti Honda yang berhasil menjual sebanyak 36.218 unit dan 35.178 unit.

Toyota Avanza – dok.Motoris

Pada urutan keempat, fakta menarik terjadi antara Mitsubishi dengan Suzuki. Mereka bertukar guling posisi. Dalam jumlah wholesales dan ritel, mereka saling mengungguli.

Data menunjukan, dalam wholesales Mitsubishi lebih banyak ketimbang Suzuki yakni 24.572 unit dan Suzuki sebanyak 24.210 unit. Sehingga, Mitsubishi bertengger di atas Suzuki yang duduk di urutan kelima.

Tetapi, sebaliknya dalam penjualan ritel, Suzuki ternyata lebih banyak yakni 25.425 unit dan Mitsubishi 22.073 unit. Alhasil, Suzuki pun bercokol  di atas Mitsubishi atau di posisi keempat.

Berada di belakang mereka ada Mitsubishi Fuso dengan wholesales 8.985 unit, dan ritel 8.508 unit. Berdiam di urutan ketujuh, Isuzu yang membukukan penjualan 5.700 unit dan 5.255 unit.

Ilustrasi, peluncuran Suzuki XL7 – dok.Motoris

Hino bertengger di posisi kedelapan dengan penjualan 4.637 unit dan 4.882 unit. Sementara, pada posisi kesembilan kejadian serupa yang dialami Suzuki dengan Mitsubishi kembali terjadi, yakni antara Nissan dengan Wuling.

Kejadian menarik seperti Mitsubishi – Suzuki kebali terjadi di urutan kesembilan. Nissan yang membukukan wholesales 2.030 unit berdiri di posisi ini, dan mengungguli Wuling yang menjual  sebanyak 1.748 unit dan harus puas berdiri di posisi kesepuluh.

Namun, posisi sebaliknya terjadi dalam penjualan ritel. Wuling ternyata membukukan penjualan lebih banyak yakni 3.889 unit, dan Nissan 2.248 unit. Alhasil, Wuling pun bercokol di urutan kesembilan, dan Nissan harus puas di urutan kesepuluh.

Ilustrasi, Nissan New Livina – dok.Motoris

Penjualan dari pabrk ke diler (wholesales)
1. Toyota : 75.363 unit ( pangsa pasar 31,8%)
2. Daihatsu : 48.113 unit (pangsa pasar 20,3%)
3. Honda : 36.218 unit (pangsa pasar 15,3%)
4. Mitsubishi Motor : 24.572 unit (pangsa pasar 10,4%)
5. Suzuki : 24.210 unit (pangsa pasar 10,2%)
6. Mitsubishi Fuso : 8.985 unit (pangsa pasar 3,8%)
7. Isuzu : 5.700 unit (pangsa pasar 2,4%)
8. Hino : 4.637 unit (pangsa pasar 2%)
9. Nissan : 2.030 unit (pangsa pasar 0,9%)
10. Wuling : 1.748 unit (pangsa pasar 0,7%)

Penjualan ritel
1. Toyota : 66.599 unit (pangsa pasar 30,4%)
2. Daihatsu : 39.186 unit (pangsa pasar 17,9%)
3. Honda : 35.178 unit (pangsa pasar 16%)
4. Suzuki : 25.425 unit (pangsa pasar 11,6%)
5. Mitsubishi Motors : 22.073 unit (pangsa pasar 10,1%)
6. Mitsubishi Fuso : 8.508 unit ( pangsa pasar 3,9%)
7. Isuzu : 5.255 unit ( pangsa pasar 2,4%)
8. Hino : 4.882 unit ( pangsa pasar 2,2%)
9. Wuling : 3.889 unit (pangsa pasar 1,8%)
10. Nissan : 2.248 unit (pangsa pasar 1%)

(Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This