Hingga Mei, Penjualan Nissan Masih di Bawah Wuling

Hingga Mei, Penjualan Nissan Masih di Bawah Wuling
Nissan New Livina - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari hingga Mei tahun ini penjualan mobil merek Nissan ke konsumen (ritel) di Indonesia tercatat sebanyak 2.522 unit atau 1,0% dari total penjualan ritel seluruh merek kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Tanah Air. Dengan total penjualan sebanyak itu, penjualan mobil Nissan ini berada di urutan ke-10 atau urutan bontot dalam 10 besar.

Posisi Nissan ini berada di bawah merek Wuling yang dipasarkan oleh PT SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia. Total penjualan ritel mobil merek asal Cina ini sebanyak 4.448 unit atau 1,7% dari total penjualan ritel nasional.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diperoleh Motoris belum lama ini menunjukkan, total penjualan mobil Nissan yang diniagakan oleh PT Nissan Motor Indonesia sepanjang lima bulan pertama itu berasal dari penjualan Januari sebanyak 785 unit, Feruari 861 unit, dan Maret 602 unit. Selain itu dari penjualan selama April yang sebanyak 165 unit dan Mei 109 unit.

Adapun total penjualan ritel Wuling di rentang lima bulan itu dibukukan dari penjualan Januari yang sebanyak 1.381 unit, Februari 1.670 unit, dan Maret 838 unit. Kemudian dari penjualan selama April yang sebanyak 263 unit, dan Mei 296 unit.

Wuling Almaz 7 kursi penumpang – dok.Motoris

Sepanjang tahun 2019 lalu, penjualan Nissan Indonesia (tidak termasuk Datsun) ke diler (wholesales) sebanyak 12.302 unit. Sedangkan penjualannya ke konsumen (ritel) tercatat sebanyak 12.570 unit.

Jumlah penjualan naik sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Fakta berbicara, di rentang tahun 2018, wholesales Nissan hanya 6.885 anjlok 52,5% dibanding tahun 2017 yang sebanyak 14.488 unit. Sementara penjualan ritelnya merosot 55,2% dari 15.613 unit menjadi 6.999 unit.

Tahun 2018 tergusur
Sepanjang di tahun 2018, merek ini tergusur dari daftar itu dan digeser Wuling. Pada tahun tersebut penjualan ritel Wuling tercatat sebanyak 15.162 unit.

Namun, pada tahun 2019 itu, Nissan kembali masuk dalam daftar 10 besar merek terlaris, meski berada di posisi buncit, yakni ke 10. Nissan tertinggal oleh Wuling yang tahun itu, penjualannya ke diler (wholesales) sebanyak 22.343 unit, dan penjualan ritelnya sebanyak 21.112 unit.

Nissan X-Trail Facelift yang dipasarkan di Indonesia- dok.Motoris

Kini, di tahun 2020 – selama lima bulan pertama – masih bercokol di posisi ke-10. Jika merek ini mampu terus memacu penjualan, terus bertahan di posisi tersebut bukanlah muskil terjadi.

Sebab, merek yang berada di bawahnya atau posisi ke-11 saat ini, yaitu Dongfeng Sokon (DFSK) hingga akhir Mei lalu membukukan penjualan ritel sebanyak 1.098 unit atau 0,4% dari total ritel nasional. Angka ini masih terpaut cukup jauh dibanding angka penjualan yang telah dikoleksi Nissan di periode yang sama. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This