Jadi Tonggak Anyar, Target Penjualan Nissan Ariya Dinilai Kurang Gelegar

Jadi Tonggak Anyar, Target Penjualan Nissan Ariya Dinilai Kurang Gelegar
Peluncuran SUV listrik Nissan Ariya di Bangkok International Motor Show 2020 oleh CEO Nissan Motor Company, Makoto Uchida - dok.Istimewa

Bangkok, Motoris – Nissan Motor Company (Nissan), Rabu (15/7/2020), meluncurkan SUV listrik besutannya – Nissan Ariya – di hajatan Bangkok International Motor Show (BIMS) 2020. Kehadiran SUV bersumber tenaga dari setrum ini sekaligus menjadi penanda atau tonggak baru perombakan diri pabrikan asal Jepang itu.

SUV listrik yang merupakan model All New dalam lima tahun itu diharapkan akan melambangkan  jalan menuju pemulihan atau tonggak transformasi ke masa depan setelah lebih dari satu tahun mengalami berbagai persoalan dan tantangan. Di antara persoalan itu adalah, skandal keuangan oleh eks bosnya – Carlos Ghosn – hingga penurunan penjualan secara drastis yang berujung melorotnya pendapatan dan menumpuknya kerugian.

Sinyalemen ini diperkuat oleh pernyataan Chief Engineer Ariya, Hikaru Nakajima. Terlebih, SUV ini memiliki kemampuan jelajah yang setara dengan model sejenis besutan Tesla Inc, Tesla Model Y.

“Kami mendapatkan perintah dari manajemen untuk tidak melakukan kompromi dengan model ini. Karena model ini mewakili posisi perusahaan saat ini dan akan menjadi arah bagi Nissan di masa depan,” ujar dia seperti dilansir Reuters, Kamis (16/7/2020).

Nissan Ariya, SUV Nissan bersumber tenaga dari listrik murni – dok.Istimewa via Autoindustriya

Sayangnya,kata sumber yang dikutip Reuters dan Asia Economic Times, rencana penjualan SUV Ariya ini ternyata cukup sederhana tak segemebyar lakon yang diharapkan darinya sebagai tonggak babak baru perjalanan Nissan. Setidaknya, itu terlihat dari target yang ditetapkan.

Sehingga, dengan target yang sebesar itu, ada indikasi bahwa kendaraan tersebut hanya sedikit mendongkrak performa kinerja Nissan. Padahal, gaya desainnya keren, teknologi dan fitur yang disertakan padanya pun tak kalah canggih dengan para pesaing.

“Nissan , berencana untuk menjual hanya 30.000 sepanjang tahun pertama di pasar global. Ini tentu agak underwhelming (mengecewakan), Apakah ini akan menjadi kendaraan yang membawa efek halo (efek gelegar ) pada merek atau tidak,” kata sang sumber yang terlibat dalam proses pengembangan SUV tersebut.

Interior Nissan Ariya – dok.Istimewa

Mulai pertengahan 2021
Penjualan Ariya akan dimulai di Jepang pada pertengahan 2021 nanti. Setelah itu, penjualan akan dilakukan di Amerika Serikat, Eropa dan Cina. Meski Nissan belum mengungkapkan timeline dari penjualan tersebut.

Sumber lain mengatakan Nissan berencana untuk memproduksi 40.000 unit Ariya di Jepang pada tahun 2021. Julah itu akan ditingkatkan menjadi 100.000 unit per tahun. “Selain itu, Nissan juga akan memproduksinya di Cina,” ujar dia.

Namun jumlah yang ditargetkan itu terbilang kecil. Sebab, sebagai perbandinganan, Nissan X-Trail atau Rogue berhasil membukukan penjualan 500.000 unit di wilayah pasar utama dunia – Amerika Serikat dan Cina – sepanjang tahun lalu. Sementara di saat yang sama, sedan listrik Model 3 Tesla mencatat penjualan lebih dari 300.000 unit.

Tampilan keren Nissan Ariya – dok.Istimewa

Nissan Ariya yang dilengkapi teknologi self-driving terbaru Nissan dibanderol mulai dari 5 juta yen atau sekitar Rp 684 juta (kurs moderat 1 yen = Rp 136,84). Dan ini lebih mewah dibanding dua saudaranya, Nissan X-Trail atau Nissan Rogue.

Berbarengan dengan peluncuran global Nissan Ariya di BIMS 2020 itu, Nissan Motor Company juga meluncurkan logo baru, setelah 20 tahun terakhir. Logo anyar ini disebut sebagai lambang transformasi yang mencerminkan perubahan signifikan di dalam masyarakat setelah dua dekade terakhir.

Logo Baru Nissan Motor – dok.Nissan

“Logo baru ini menjadi reimajinasi logo merek Nissan yang ikonik untuk babak baru. Emblem baru Nissan yang untuk pertama kalinya digunakan oleh kendaraan listrik ini (Ariya) tidak meninggalkan warisan (logo) terdahulu. Nama perusahaan tetap di tengah logo, dan sekarang diterangi cahaya listrik yang tercermin dari model listrik,” bunyi pernyataan pabrikan. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS