Survei: Pebisnis Bengkel dan Perawatan Otomotif Nilai Ekonomi RI Buruk

Survei: Pebisnis Bengkel dan Perawatan Otomotif Nilai Ekonomi RI Buruk
Ilustrasi, servis mobil lawas- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei tentang evaluasi pelaku usaha terhadap kinerja ekonomi dan pemerintahan di masa pandemi Covid-19. Hasilnya, dari uji persepsi mereka, sebanyak 76,4% pengusaha menilai kondisi ekonomi nasional buruk dan sangat buruk.

Hasil survei IPI itu juga menunjukkan sebanyak 66,4% pelaku usaha menyatakan ekonomi saat ini buruk. Sedangkan 10% responden pelaku usaha menyebut kondisi perekonomian nasional sangat buruk.

“Para pelaku usaha cenderung lebih gelap dalam memandang ekonomi nasional ketimbang warga masyarakat secara umum,” tutur Direktur Eksekutif IPI, Burhanuddin Muhtadi dalam paparan survei, yang dirilis di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Dia mengatakan, responden yang paling banyak menyebut kondisi Indonesia buruk berasal dari sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor usaha perawatan kendaraan bermotor. Sektor perawatan kendaraan tersebut terdiri dari reparasi dan perawatan, maupun penjualan peralatan atau suku cadang mobil dan sepeda motor. Prosentase dua sektor itu mencapai 81,4%.

Ilustrasi mobil tengah servis – dok.Motoris

Survei ini, kata Burhanuddin, dilakukan tanggal 29 Juni sampai 11 Juli melalui telepon kepada 1.176 pelaku usaha tujuh sektor di sembilan wilayah. Kesembilan wilayah itu adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Kalimantan Timur.

“Sampel di masing-masing sektor dan skala usaha dipilih secara acak dengan jumlah 980 responden,” kata dia. (Sut/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS