Di 2020, Ekspor Mobil RI ke Vietnam Tertinggal Jauh Thailand

Suzuki All New Ertiga, salah satu mobil produksi Suzuki Indonesia yang diekspor ke Vietnam – dok.Istimewa

Hanoi, Motoris – Sepanjang tahun 2020 kemarin, Vietnam tercatat telah mengimpor mobil dalam wujud utuh (CBU) sebanyak 105.000 unit dengan nilai US$ 2,35 miliar. Jumlah tersebut turun 24,5% dibanding jumlah impor tahun sebelumnya, dan secara nilai turun 25,6%.

Laman Hanoi Times, Selasa (26/1/2021) melaporkan data yang dihimpun Departemen Kepabeanan Vietnam (GDVC) menunjukkan, di bulan terakhir tahun itu atau bulan Desember 2020 total mobil yang diimpor mencapai 12.690 dengan nilai US$ 308 juta. Jumlah unit itu naik 3,7% dan nilainya naik 12,8% dibanding impor sepanjang bulan November.

“Sekitar 88% mobil impor utuh (CBU) di Vietnam pada bulan terakhir tahun 2020 itu berasal dari tiga negara yaitu Thailand, Indonesia, dan Cina. Secara rinci, dari Thailand sebanyak 7.696 unit, dari Indonesia 2.353 unit, dan dari Cina sebanyak 1.158 unit,” bunyi pernyataan resmi GDVC.

Mitsubishi Xpander, salah satu mobil impor di Vietnam yang berasal dari Indonesia – dok.VnExpress International

Fakta masih tertinggalnya Indonesia oleh Thailand dalam memasok mobil ke Negeri Paman Ho itu, tidak hanya terjadi di bulan pengujung tahun 2020 itu saja. Sebab, di periode Januari hingga November pun kondisi yang sama sudah terjadi.

Seperti dilaporkan laman Vietnam Insider, Selasa (28/12/2020), data yang dihimpun GDVC juga menunjukkan, sepanjang periode sebelas bulan pertama itu Vietnam mengimpor mobil CBU sebanyak 92.261 unit. Jumlah itu turun 30,5% dibanding jumlah impor yang dilakukan selama periode yang sama tahun 2019.

Data memperlihatkan, dari total mobil impor di Januari hingga November itu 44.697 unit senilai US$ 913 juta berasal Thailand. Sedangkan 32.691 unit lainnya atau sekitar 36% dengan nilai US$ 410 juta dari Indonesia.

Ilustrasi, Toyota Innova yang diekspor TMMIN atau Toyota Indonesia -dok.TMMIN

Dengan demikian, secara kumulatif dalam setahun penuh di 2020, impor mobil oleh Vietnam dari Thailand totalnya sebanyak 52.393 unit. Sementara dari Indonesia sebanyak 35.044 unit.

Artinya – secara jumlah – Indonesia tertinggal 17.349 unit dari Negeri Gajah Putih itu. Sementara, data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan total ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) ke berbagai negara tujuan juga ambles.

Total ekspor mobil dalam wujud itu sebanyak 232.175 unit. Jumlah ini merosot 30,1% dibanding ekspor yang dibukukan sepanjang tahun 2019.

Ilustrasi, Honda Brio yang diekspor oleh PT Honda Prospect Motor. Salah satu tujuan ekspor adalah Filipina – dok.HPM

Sedangkan ekspor mobil dalam wujud terurai (CKD) pada tahun tersebut malah anjlok lebih dalam, yakni hingga 60,1% dibanding tahun 2019. Jumlahnya hanya 53.032 unit unit, padahal di tahun sebelumnya masih sebanyak 133.078 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This