Jangan Suka Remehkan Toyota Avanza

Jangan Suka Remehkan Toyota Avanza
Toyota Avanza (Toyota)

Jakarta, Motoris – Jangan suka meremehkan Toyota Avanza. Sebab, faktanya, LMPV tujuh penumpang penggerak roda belakang ini masih diburu di pasar mobil baru hingga bekas.

Di pasar mobil bekas, Avanza masih terlaris kuartal I-2018. Berdasarkan data carmudi.co.id, Avanza menguasai pangsa pasar sebesar 25,1% dengan penjualan 2.500 unit lebih di marketplace itu. Urutan kedua adalah Honda Jazz sebanyak 1.538 unit, diikuti saudara kembar Avanza, Daihatsu Xenia, sebanyak 1.530 unit. Selanjutnya, baru diisi Suzuki, Nissan, dan merek lain.

Managing Director carmudi.co.id Stefano Kirihettige Perera mengatakan, Avanza adalah salah satu mobil bekas cepat terjual dan menjadi pilihan konsumen. “Namun, Honda Jazz bekas menjadi mobil yang paling banyak dicari,” ujar dia Jakarta, Senin (2/4).

Kita tahu, Avanza kerap dihujat oleh warganet, semenjak kehadiran mobil-mobil baru, seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero. Setidaknya itulah yang terjadi di kolom komentar instagram Motoris Indonesia. Banyak yang bilang desain Avanza sudah jadul, mobil tak nyaman, limbung, dan masih banyak komentar negatif lainnya.

Baca juga: Ribuan (Avanza) Transmover Jadi Taksi Blue Bird

FOLLOW Grafis Motoris @MotoriIndonesia-Rifat Sungkar Beberkan Racikan Suspensi Xpander

Tapi, data yang dilansir Carmudi itu berkata sebaliknya. Avanza masih menjadi mobil paling likuid, jika meminjam istilah pasar saham. Likuid berarti paling mudah dijual. Yang lain, perlu kita tunggu sampai 10 tahun mendatang.

Memang, harus diakui, penjualan Avanza tertekan oleh Xpander. Sekadar kilas balik, Februari 2018, penjualan secara wholesales (dari pabrik ke diler) Xpander mencapai 7.400 unit, sedangkan Avanza hanya 6.773 unit. Jumlah itu naik dari Januari sebanyak 7.079 unit, sedangkan Avanza turun dari 7.543 unit.

Tapi, PT Toyota Astra Motor (TAM) bukanlah pemain baru di negeri ini. TAM sudah melewati banyak petualangan dan mengalahkan rival yang datang silih berganti.

Ada indikasi juga Avanza bakal menyerang balik Xpander Maret 2018. Datanya memang belum keluar. Tapi, Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto optimistis penjualan Avanza pada Maret 2018 lebih baik dari Februari, seiring peningkatan suplai ke diler.

Seorang teman di TAM mengungkapkan, inden Avanza masih tinggi, sekitar 1,5 bulan. Ini lantaran TAM mengorbankan pasokan Avanza demi memangkas inden All New Rush yang mencapai empat bulan, bahkan tujuh bulan di luar Jawa. Jadi, kita tunggu saja nanti bagaimana hasilnya. (gbr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This