Menelisik Profil Pembeli Mitsubishi Xpander

Menelisik Profil Pembeli Mitsubishi Xpander

Jakarta, Motoris – Penjualan low Multi Purpose Vehicle (MPV) Mitsubishi Xpander memang fenomenal, karena sejak diluncurkan 10 Agustus 2017 hingga akhir April 2018 telah terjual 60.000 unit lebih. Lantas, siapa sebenarnya kelompok pembeli terbesar mobil keluarga serbaguna Mitsubishi ini?

“Secara rata-rata, usia pembeli Xpander berusia 30-45 tahun. Hampir 90% sudah menikah,” tutur Department Head Sales & Marketing Division, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Budi Dermawan Daulay, saat dihubungi Motoris, Sabtu (5/5/2018).

Artinya, peminat low MPV ini adalah kelompok masyarakat usia muda. Kelompok ini secara demografi merupakan yang terbanyak di Indonesia yakni hampir 47% dan masuk dalam kategori kelas menengah.

Dalam pembelian ini, kata Budi, sekitar 70% menggunakan skema kredit oleh perusahaan pembiayaan (non bank) maupun bank. Sedangkan sisanya membayar secara tunai.

Penjualan Mitsubishi Xpander terbilang fenomenal – dok.Motoris

Namun, seperti dikatakan Kordinator Area Wilayah Jabodetabek MMKSI, Ade Rolas, skema pembelian dalam periode-priode selanjutnya juga terus mengalami perubahan.

“Pembelian ini mengalami perubahan, jika sebelumnya yang kredit 70%, di waktu-waktu terakhir menjadi 50%. Artinya seimbang antara yang tunia dengan yang kredit,” tuturnya saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018) lalu.

Menurutnya, vrian atau tipe varian yang banyak diminati konsumen merata yakni dari yang standar hingga yang tertinggi. Namun, kecenderungan masyarakat Indonesia lebih suka membeli varian tengah hingga termahal, karena ingin mendapatkan fitur yang lengkap.

“Pemesan terbanyak berada di area Jabodetabek, yaitu 45%. Selanjutnya, Sumatera berkontribusi 19%, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta masing-masing 9%,” terangnya.

Pada urutan berikutnya, pemesan berasal dari Jawa Timur, Bali dan sekitarnya masing-masing sebesar 14%. Setelah itu, Kalimantan 4% serta Indonesia Timur 3%.

Pembeli pasar fleet

Selain konsumen perorangan, ternyata Xpander juga diminati perusahaan atau institusi. Peminat di segmen pasar yang disebut sebagai fleet market ini ternyata juga cukup besar.

“Perusahaan atau institusi juga sudah mulai melakukan pembelian. Diantaranya perusahaan di sektor perbankan, sektor telekomunikasi, dan perusahaan rental (mobil) juga sudah membeli,” ujar Budi.

Mitsubishi Xpander di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, siap diekspor – dok.Istimewa

Hanya, untuk perusahaan taksi hingga kini belum ada pembelian. Budi menegaskan, secara spesifikasi, Xpander tidak ada yang ditujukan untuk perusahaan taksi komersial.

“Secara histori Mitsubishi, belum pernah masuk ke perusahaan taksi komersial. Dan tidak ada rencana untuk kea rah sana (menjual ke perusahaan taksi),” kata dia menerangkan.

Keterangan Budi terkait penjualan ini sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di media sosial bahwa Xpander akan menjadi armada taksi. Hal itu muncul setelah ada gambar rekayasa komputer yang menunjukan Xpander dalam balutan warna sebuah perusahaan taksi tertentu berwarna biru. (Kpr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This