Toyota Indonesia Malu-malu Umumkan Recall

Toyota Indonesia Malu-malu Umumkan Recall

Ilustrasi-Airbag pada Toyota Kijang Innova tipe V manual. dok.promoagyabandung.com

Jakarta, Motoris – Meski berstatus merek terlaris di Indonesia, Toyota juga ada minusnya. Salah satunya, kalau bicara kampanye perbaikan atau pemeriksaan secara massal alias recall.

PT Toyota Astra Motor (TAM) sepertinya masih malu untuk mengumumkan recall pada model-model yang dipasarkan di Indonesia. Padahal, recall merupakan bentuk konkret tanggung jawab merek kepada konsumen.

Buktinya, ketika menginformasikan recall berbalut program Special Service Campaign (SSC) sensor airbag/kantung udara via situs resmi, www.toyota.astra.co.id, tertanggal 9 Mei 2018. Menariknya, siaran pers ini dibubuhkan tanggal 7 Mei 2018.

CNN Indonesia mengaku dalam beritanya, baru menerima kiriman siaran pers 14 Mei 2018. Sedangkan, Oto.com baru menanyangkan berita ini 11 Mei 2018. Motoris berpendapat, ada upaya meredam recall kali ini supaya tetap landai pemberitaannya di media.

Memang, recall ini merupakan kampanye lanjutan dari yang sudah bergulir sejak 2015. Tapi, tetap saja ada pengumuman baru di dalamnya. Yaitu, indikasi tambahan 24.662 unit mobil Toyota yang diduga mengalami masalah terkait komponen airbag inflator.

Baca juga: Upaya Hegemoni MPV Toyota di Indonesia

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-MR2 Rally Look, Sedan Mid-Engine Legendaris Toyota.

Beberapa model yang potensial terjangkit masalah, adalah Alphard, Corolla, New Fortuner, New Kijang Innova, dan New Hilux, dalam rentang produksi 7 Mei 2015 – 29 Januari 2016.

Vice President Director Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan bahwa pihaknya mengutamakan pelayanan menyeluruh yang baik bagi pelanggan, salah satunya dengan terus meningkatkan kualitas layanan purna jual kendaraan Toyota.

“SSC hadir untuk memberikan layanan yang cepat dan efektif kepada para pelanggan Toyota,” ujar Henry, dalam pernyataan resmi TAM.

TAM juga mengklaim telah mengirimkan surat resmi ke setiap konsumen untuk melakukan pemeriksaan di bengkel resmi.

Sebelum pengumuman baru, total produk Toyota yang terindikasi terkena potensi masalah inflator airbag di Indonesia, mencapai 117.117 unit, dari yang sebelumnya terdata 97.980 unit. Jumlah itu terbagi atas Alphard produksi tahun 2010—2014, NAV1 produksi 2012—2013, Camry produksi 2002—2004, Corolla produksi 2001—2013, Vios produksi 2006—2013, dan Yaris produksi 2006—2013. (kpr)

CATEGORIES
TAGS
Share This