Ducati: Baru Bisa Mulai Juni, MotoGP Idealnya Cuma 10 Seri

Ducati: Baru Bisa Mulai Juni, MotoGP Idealnya Cuma 10 Seri
Laga balap MotoGP - dok.MotoGP

Bologna, Motoris – Meski bulan Maret tak lama lagi berakhir, namun hingga kini belum satu pun seri balapan MotoGP dilangsungkan, setelah pandemi virus corona mendera dunia. Bos-bos Tim balap Ducati memperkirakan balapan MotoGP baru bisa dimulai pada Juni atau Juli nanti, dan idealnya musim balap tahun ini hanya 10 balapan saja.

Direktur tim Ducati, Paolo Ciabatti misalnya, mengatakan MotoGP 2020 mustahil dapat dimulai sebelum bulan Juni. Alasanya, di kala pandemi corona masih mendera dunia sungguh tak ideal laga balap motor paling bergengsi di dunia itu digelar.

“Melihat jumlah yang ada (korban kasus wabah corona), saya kira tidak mungkin untuk menggelar MotoGP sebelum bulan Juni atau Juli (tahun 2020),” kata dia seperti dilansir laman Motorsport dan Autosport, Kamis (19/3/2020).

Jika seperti itu, artinya laga balap yang seperti di jadwal sebelumnya harus dilangsungkan di sirkuit Jerez, Spanyol, awal Mei nanti kemungkinan besar juga ditunda. Bila itu terjadi, maka seri balap MotoGP 2020 yang ditunda menjadi lima seri, setelah Grand Prix Qatar dibatalkan untuk kelas utama, kemudian Thailand, Austin, dan Argentina.

Direktur tim Ducati, Paolo Ciabatti – dok.Autosport

General Manager tim Ducati corse, Luigi Dall’Igna seperti dilaporkan laman GPOne, Jumat (20/3/2020) mengusulkan agar laga balap MotoGP 2020 ini hanya menggelar 10 seri balap saja. “Menggelar 19 Grand Prix (balapan) yang tersisa itu bukanlah ide yang realistis. Kalendernya sudah di publikasikan, lalu diperbarui. Tetapi impresinya itu akan berubah lagi,” kata dia.

Pria yang akrab disapa dengan Gigi Dall’Igna itu menyebut situasi dan kondisi dunia yang saat ini sudah gawat akibat wabah virus corona, termasuk di negara-negara tempat digearnya balapan maupun negara asal tim balap harus menjadi pertimbangan. Jadi, lanjut dia, menggelar 10 seri balapan saja di musim balap tahun ini sudah cukup.

Dia mengaku tak masalah jika balapan yang digelar secara tertutup atau tanpa penonton seperti dalam kondisi normal. Baginya tak masalah, jika balapan MotoGP tanpa hiruk pikuk, gegap gempita sorak sorai para penonton yang menyaksikannya.

Ilustrasi, balapan MotoGP di Sirkuit Losal Qatar – dok.MotoGP

“Dalam kasus-kasus seperti ini, kita seharusnya mengambil opsi yang paling aman dari yang terburuk. Dan bisa saja menggelar balapan secara tertutup, itulah pendapat saya. Para penggemar balap motor ini (MotoGP) setidaknya masih bisa menyaksikannya dari rumah,” ujarnya kepada laman Sky, Kamis (19/3/2020). (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This