Tuah Pameran Otomotif Bagi Gadis Cantik Pemanis IMOS

Tuah Pameran Otomotif Bagi Gadis Cantik Pemanis IMOS
Ilustrasi, gadis usher booth KTM di IMOS 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Bagi para gadis cantik yang menjadi usher – atau masyarakat sudah kadung terlanjur menyebutnya dengan Sales Promotion Girl (SPG) – menjadi bagian dari pameran otomotif, tak terkecuali Indonesia Motorcycle Show (IMOS) – honor bukanlah yang menjadi target terpenting. Sebab, umumnya setelah terlibat di pameran otomotif, selanjutnya job akan lebih mengalir.

“Ya, karena kalau pameran otomotif kan banyak diliput media. Ada media cetak, ada vlogger, ada media online, stasiun tivi. Jadi, kita juga ikutan masuk di liputan. Jadi, kita juga semakin dikenal. Masyarakat jadi kenal sama kita,” tutur salah seorang usher KTM, Kris, saat ditemui di arena IMOS, Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/10/2018).

Terlebih, lanjut gadis bertinggi badan 167 centimeter ini, setelah direkrut oleh agensi para gadis usher juga harus menjadi pelatihan pengenalan produk dan etika dalam berkomunikasi dengan media maupun pengunjung. Jadi, kata dia, ada nilai lebih saat bertugas di pameran otomotif.

Nilai lebih itulah – banyak dikenal dan pengalaman komunikasi maupun etika komunikasi – menjadi pertimbangan bagi para agensi yang membutuhkan usher untuk eventevent selanjutnya. Para gadis yang pernah bertugas di pameran otomotif memiliki peluang yang lebih besar direkrut.

Usher Honda di IMOS 2018 – dok.Motoris

Pengakuan serupa juga diungkapkan usher booth Honda, Jessica. Menurutnya, pengalaman di pameran otomotif menjadi plus bagi seorang usher. “Rata-rata begitu Mas. Temen-temen aku yang sudah pernah ikutan pameran otomotif, job terus ada. Karena pengalaman, terus pelatihan meskipun singkat, itu jadi nilai lebih,” ucapnya.

Keikutsertaan di IMOS ini, bagi gadis yang mengaku masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu, bukanlah pertama kalinya menjadi usher otomotif. Dia sudah beberapa kali menjadi usher.

Berkah terus mengalirnya job juga diakui oleh usher merek motor pesaing Honda, Olivia. Gadis manis 23 tahun ini mengaku tak pernah sepi job setelah menjadi usher produk otomotif. “Mulai jadi usher otomotif di IIMS (Indonesia Interntional Kotor Show) tahun 2015. Itu yang pertama, setelah itu, aku dapat tawaran jadi usher bermacam-macam produk. Ya Alhamdulillah, rezeki ngalir,” kata dia saat ditemui di tempat yang sama.

Gadis usher booth Honda di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 – dok.Motoris

Hanya, baik Olivio, Jessica, dan Kris mewanti-wanti bahwa mereka bukan SPG tapi usher. Beda keduanya adalah soal tugas. Kalau SPG bertindak sebagai seorang yang mempromosikan produk kepada para pengunjung pameran. Sedangkan usher adalah semacam ‘duta’ yang mewakili booth dan produk yang dipamerkan.

Meski begitu, mereka juga wajib mengetahui produk yang mereka wakili. Lantas bagaimana dengan honor? Para jelita itu tak bersedia menyebutkan angka. Mereka hanya mengatakan kata lumayan. Dan yang pasti, adalah ‘tuah’ dari pameran otomotif yang diharapkan memperlancar job selanjutnya.

Kabarnya, untuk satu shift para usher ini mendapatkan honor Rp 1-2 juta, tergantung merek dimana mereka bertugas. Satu shift lima jam, yakni dari jam 10.00 – 15.00 WIB dan dari jam 16.00 – 22.00 WIB. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This