Rentan Kecelakaan, Suzuki Edukasi Remaja 15-19 Tahun

Rentan Kecelakaan, Suzuki Edukasi Remaja 15-19 Tahun
Demo safety riding dalam rangka edukasi keselamatan berkendara kpada pelajar SMP yang dilakukan Suzuki Indonesia - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari-November lalu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah memberi edukasi kepada 2.000 siswa di 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta tentang berkendara atau penumpang yang baik dan benar. Upaya ini dilakukan karena remaja usia 15-19 tahun merupakan kelompok yang rentang terlibat kecelakaan lalu-lintas.

Menurut General Manager Strategic Planning Department PT SIS, Ryohei Uchiki, fakta tersebut merupakan data yang didapatkan Korps Lalu-lintas Polri. Lantaran itulah, kata dia, perusahaannya ingin secara konsisten menyuarakan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara.

Upaya ini diwujudkan dalam Gerakan Suzuki Peduli Keselamatan (GESIT). “Sebagai perusahaan otomotif, kami bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara berkendara yang benar, baik sebagai pengendara maupun penumpang,” tutur Uchiki dalam siaran pers, Sabtu (1/12/2018).

Soal pilihan ke pelajar SMP, Uchiki beralasan karena merekalah yang nantinya paling aktif berkendara dan rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, pendidikan keselamatan berkendara penting diberikan sejak dini.

Safety riding juga diberikan melalui pemahaman teori – dok.Istimewa

“Agar ketika mereka sudah mendapatkan izin berkendara, mereka berkendara dengan bijak dan mengutamakan keselamatan,” kata dia.

PT SIS mennggandeng Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI) untuk memberikan edukasi sesuai usia para pelajar baik tentang berkendara motor yang baik dan menjadi penumpang mobil yang aman. Mereka diberi pengetahuan melalui demo safety riding agar lebih memahami potensi bahaya saat berlalu lintas. Suzuki juga memperkenalkan berbagai fitur keselamatan dari motor dan mobil serta fungsinya.

Suzuki berharap para pelajar SMP yang telah teredukasi itu membagikan pengetahuannya kepada orang-orang terdekat sehingga potensi kecelakaan lalu lintas bisa dikurangi. “Kedepannya, kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara untuk membentuk karakter yang bertanggung jawab, patuh pada peraturan serta menghargai pengguna jalan lainnya,” imbuh Uchiki. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This