Cegah Mesin Overheat, Deteksi Masalah di Kipas Radiator 

Cegah Mesin Overheat, Deteksi Masalah di Kipas Radiator 
Ilustrasi mesin mobil yang mengalami overheat - dok.Car From Japan

Jakarta, Motoris – Salah satu permasalahan yang tak jarang dialami pengemudi mobil adalah temperature mesin yang melebihi batas maksimal alias overheat. Dan salah satu penyebab yang terbanyak dari masalah ini adalah kipas kipas radiator yang tak berfungsi.

Sayang, tak semua orang paham atau bahkan bisa langsung mendeteksi bahwa overheat mesin itu dikarenakan kerusakan di peranti tersebut. Memang, banyak penyebab overheat, misalnya selang radiator yang bocor atau radiatornya yang bocor.

“Tetapi yang paling sering untuk mobil-mobil yang berumur di atas 5 tahun adalah kipas radiator yang tidak berfungsi karena motor penggeraknya sudah aus atau rusak. Atau memang ada part-part di kipas yang rusak,” papar Service Advisor Auto Klinika, Serpong Utara, Abdul Wachid, saat ditemui, akhir pekan lalu.

Mengapa motor kipas yang paling rentan bermasalah, Wachid menyebut karena perangkat ini terus bekerja secara aktif begitu mesin mobil diaktifkan. Lantaran itulah, bagian-bagian dari kipas ini juga rentan cepat aus.

Baca juga: Cara Memilih dan Menggunakan Lampu LED yang Tepat

Ilustrasi mobil yang mengalami overheat mesin – dok.ThoughtCo

Untuk mengetahui kipas radiator bermasalah sejatinya cukup mudah jika para pemilik atau pengemudi mobil telah mengetahuinya. “Ada beberapa tanda. Dan yang paling gampang adalah lampu indikator pada simbol radiator di panel cluster menyala saat mobil melaju dengan kecepatan 60 kilometer per jam atau lebih,” kata Wachid.

Tanda lainnya, adalah embusan udara Air Conditioner (AC) tak dingin meski mobil melaju dalam kecepatan rendah. Kipas radiator bukan sekadar alat untuk mendinginkan radiator saja, tetapi juga memiliki peran menjaga suhu kondensor AC yang letaknya di balik radiator.

Selain itu, tanda-tanda tidak optimalnya kerja kipas radiator juga bisa dikenali dengan melihat air atau cairan pendingin di reservoir yang cepat berkurang secara drastic meski belum lama diisi. “Ini salah satu pertanda. Meskipun ada juga penyebab cairan di reservoir ini cepat habis karena wadah atau reservoir itu bocor dan sebagainya,” jelas Wachid.

Ilustrasi, kipas radiator – dok.Wolfs Words

Namun, yang pasti, jika menemukan tanda-tanda seperti di atas, Wachid menganjurkan agar segera membawa mobil ke bengkel untuk peneriksaan atau bahkan mengganti motor kipas radiator. Sedangkan bagi mobil yang telah berusia 10 tahun ke atas, sebaiknya memeriksakan kipas radiator itu ke bengkel atau spesialis radiator untuk memastikan kondisinya. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This